Image by Febz - Edit Image Untitled Journey ~ Shattered Stories

Pages

Sabtu, 07 Maret 2015

Untitled Journey

First thing first,  i'd like to know if you, one of my so called friend really read this so... Would you kindly tell me that you read this? I'd like and respect some help

Second, why'd i called any of you "so called friend" because damn so many of you trying to look like a real friend to me

Third, i dont know, maybe i just
Kind of miss my old personality?

Aku bener bener ga bisa ngomong langsung ke kalian, temen temen. Its like everytime i try to speak, i just suddenly think that i am super not important

Really, aku bukan pencerita yang baik dan aku bisa tau kalian peduli atau engga kalo aku ngomong langsung ke kalian, dan tau apa? Itu ga enak kalo misalnya kamu lagi cerita tapi kamu tau orang yang kamu minta untuk ngedengerin cerita kamu ga peduli? Wah bener itu emang ga enak. Tapi tau apa yang lebih ga enak? Kalo kamu mendam sendiri. Eventually your chest will be so hard and what if, you cant take it anymore?._.

Well in that case, lets just get things out

ME
Perubahan, 1 hal yang mempunyai 2 potensi yaitu menjadi lebih baik atau menjadi lebih buruk. Sedangkan baik dan buruk itu sendiri juga cuma perspektif dari orang orang. Sebenernya kalo ga ada tuhan, orang orang ga bakal bisa ngebedain mana yang baik dan buruk. Karena apa? Perspektif tiap orang berbeda, cara pandang mereka dibangun dari pengalaman, like it or not, your mistake built you.

Perubahan yang aku rasain, aku jadi lebih... Wise? Management time, anger management, judging, stick ti the plan with improvise touch, read someone goals, manner, interpersonal, semuanya aku pelajarin 1 taun ini dan munglin aku bisa dibilang bagus dalam hal itu. Tapi pertanyaannya, apa itu yang aku inginkan? Engga. Punya sifat sifat kaya gitu emang bagus tapi karena sifat itu juga aku kehilangan sifat sifat aku yang lama. Yang mungkin sekarang juga aku udah lupa kalo aku punya sifat itu dulu. Perubahan itu lebih baik, mungkin bagi mereka yang melihat "me on the surface" mereka ga ngeliat kalo didalem, aku mungkin teriak sekuat tenaga buat ngalahin sifat ini. Sometime it can manage and scream a little, hoping someone to notice it, maybe by making a status in social media? But then again, this me, thinking that showing sad reaction is sign of weakness, delete that status or anything so that no one could ever see it.

Aku tau, aku kaya gini memang gara gara aku juga, aku gagal dan jatuh, dan mungkin saat aku jatuh, i realize that no one notice. Mungkin dari saat itu, aku kaya gini, haha.

help

OUTSIDER
Salah satu hal yang mengganggu selain hal di atas adalah "outsider mark", being an outsider is never easy, isnt it? Dari awal masuk sekolah, aku udah sering emm gimana ya kata katanya... Deket? Ganti ganti temen deket? Aku dulu deket dengan banyak orang dan mungkin semua ada waktunya, but then again, everyone just leave, why?

Mungkin ini kenapa ya aing jarang ngomongin kecengan, temenan aja ga baleg haha

Ever notice that i frequently said "sombong" to some people, but did you or anyone ever notice, that it was true? Kalo misalnya kamu temenan baik, kamu sering bantu dia dan akhirnya kamu percaya sama dia (aku punya trust issues problem._.) Dan tiba tiba... Udah aja, ngejauh lagi, dan itu bukan sekali 2 kali bro. Hampir 2 taun aku ada disini dan kejadian itu berulang ulang. Pertanyaan aku selalu sama, kenapa? Apa gara gara aku salah? Atau dia yang salah? Atau... Gara gara aku cuma outsider? Im not really in your life, right?

Fakta lucunya adalah dengan berbeda ruangan saja kamu bisa menjadi outsider orang lain. Dan sialnya aku ga pernah sekelas dengan temen temen yang memang udah ngebuat aku percaya sama mereka. Jadi outsider itu, pilihan. Pilihan yang ga akan pernah kamu mau untuk pilih kecuali saat kamu ada di tempat yang kamu benci. Itsl was sad when you out of their topic, you were confused but then again theur topic didnt concern you and maybe they just didnt want you to knwo because that was "insider"s stuff.

I dont want to be an outsider anymore :(

CHAIRMATE
Satu hal yang lumayan mengganggu adalah aku takut chairmate aku keganggu sama aku. Aku bukan orang yang pintar atau yang bisa banyak bantu. Aku tuh aku. Selama jadi chairmate bertahun tahun di sini atau bukan, aku ga pernah ngerasa ada orang yang kayanya nyaman kalo duduk sama akuu :( aku useless, ga bisa ngapa ngapain dan itu ngebuat aku cuma jadi gangguan buat chairmate. Sorry.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Image by Febz - Edit Image