Image by Febz - Edit Image Desember 2013 ~ Shattered Stories

Pages

Minggu, 29 Desember 2013

Rant: Peduli / Egois: Generasi jaman sekarang bro! | Shattered Stories

Jadi gini, generasi sekarang, teen-a-ger sekarang, menerut gue pada egois, pada lebih mentingin dirinya sendiri, ya emang ga semua sih tapi banyak, banyak banget -_- mereka tuh lebih mentingin perasaan dia sendiri daripada perasaan orang lain. contohnya gini: gue pernah jadi tempat curhat 2 pihak yang lagi musuhan, gue denger curhatan mereka dan gue ga ngeliat dari mereka kalo mereka tuh ga merhatiin gimana perasaan orang yang mereka musuhin pas itu, padahal gue tau mereka sama sama marah sama sama sakit hati -_-

nah terus nih, banyak yang bilang kalo peduli sama orang tuh ngebuat sakit ngebuat cape atau gimana, itu salah satu sikap egois, yang  dibutuhin dunia sekarang, bukan orang yang egois, tapi yang peduli. Pemimpin dunia tuh harusnya orang yang bisa membuka mata, pikiran, dan telinga mereka, untuk bisa berubah. kalo mereka cuma mikirin mereka sendiri, mereka ga really peduli sama orang lain, atau mereka salah peduli-_-

coba misalnya gini, kalian sering cape kan  soalnya kalian care ke orang terus orangnya ga care ke kalian? bisa ga kalian terapin pas kalian jadi orang besar? walikota atau apa gitu?kalian ga bisa kan punya konsep mikir kaya gitu, kalian ga bisa ga peduli sama orang yang kalian pimpin. itunamanya ga tanggung jawab.

Gue selalu mikir, orang jahat tuh orang yang egois, yang  mikirin dirinya sendiri ga mikirin orang lain, mereka cuma mikir gimana mereka survive, mereka ga mikir dengan keegoisan mereka, apa mereka nyakitin orang lain? ngambil harta, tahta, wanita (?) orang lain, engga mereka cuma mikir gimana biar mereka comfort. Gue yakin, di dunia ini ga ada orang jahat yang ga egois, gue juga yakin ga ada orang yang ga egois,yang ada cuma tingkat egoisnya beda beda.

Kalo menurut gue salah satu faktor yang ngebuat orang jadi egois itu kurangnya sosialisasi dengan orang lain,main gadget aja weh terus main gadget :( itu kenapa generasi sekarang FCKED UP!! -__-

Relationship Advice: Cowo ngertiin cewe, Cewe ngertiin cowo | Shattered Stories

banyak orang mikir gini "orang lain bakal suka apa yang aku suka" misalnya cewe, mereka suka ditanya tentang hal hal detail kaya "udah makan belum?" dkk nah cowo  tuh sebaliknya, mereka ga suka digituin, apalagi kalo detail banget mereka malah ngerasa kaya punya overly attached girlfriend -_-

terus, cara ngomong cewe sama cowo juga beda, kalo cowo literally, cewe figuratively, jadi kalo misalnya cowo bilang mereka mau sendiri yaudah kasih waktu sendiri, kalo cewe, bilang kaya gitu, emang kasih waktu sedikit, jangan lama lama udah gitu minta maaf atau ngapain gitu biar dimaafin sama cewenya._.

Cewe tuh sikap dasarnya egois, itu yang sering ngebuat mereka overthink dan cowo tuh sifat dasarnya never think dan kadang kadang juga disebut bodo gara gara mereka itu emang ya, never think, atau thinknya tuh baru belakangan pas udah action

cowo sama cewe tuh kaya venus sama mars._. suka berbanding kebalik, tapi kalo kalian bisa observ apa yang pasangan kalian suka dan kalian bisa saling membuka pikiran, relationship kalian bakal jalan bro

harusnya gue ga ngasih materi ini ._. guejuga jomblo

Rant: Kenapa orang bisa deket? Terus kenapa orang bisa musuhan? | Shattered Stories

Jadi.... ini liburan gue yang paling productive menurut gue soalnya gue diajak kemana mana ga mau dan gue udah berhasil nyelesein 1/3  tugas semester 2 gue yang bahkan belum dikasih ._. wow ya emm selain itu, gue juga dikasih waktu buat mikir, dan hasil pikirannya gue taro disini...

Jadi kenapa orang bisa deket?
Pernah ga sih kalian deket sama orang tapi kalian ga tau kenapa? kalian cuma kenal, terus deket sama orang itu padahal kalian ga punya kesamaan? misalnya ya selain kalian sama sama manusia atau sekolah di sekolah yang sama, dia beda banget sama lo,misalnya dia suka belajar dan lo  suka main, dia suka baca buku lo suka main game, ga nyambung kan? terus kenapa kalian bisa deket? itu gara gara kalian tukeran pikiran, atau saling berpendapat, atau gimana... yang penting pas kalian udah  saling berpendapat, dan kalian bisa menerima pendapat dari pihak lain, kalian bisa deket dengan dia, ya ini juga berlaku kok buat satu arah, jadi misalnya, gue nih punya temen, dia tuh nyebelin banget sumpah ga ngerti lagi -__- kalo gue dideket dia, bawaannya badmood bro, unfriend aja? jangan, kalo misalnya lo punya temen kaya gitu, lo cuma harus penyesuaian. Kalo cara gue biar gue tetep bisa nyesuain diri sama dia, gue messin up stuffnya dia, jadikaya gue jadi super gj at the moment atau guejadi jerk ke dia, dan itu ngebantu, seenggaknya gue ga badmoood mulu kalo deket dia .__.

Kenapa orang bisa musuhan?
Gampang bro jawabannya salah paham, atau emang salah satu pihak salah,atau dua duanya salah, terus mereka ga mau maafin satu sama lain

Rabu, 25 Desember 2013

Simple Plan - Gone Too Soon lyrics + Video | Shattered Stories

because this is my favorites song







Hey there now
Where'd you go
You left me here so unexpected
You changed my life
I hope you know
cause now I'm lost
So unprotected

In a blink of an eye
I never got to say goodbye

Like a shooting star
Flyin' across the room
So fast so far
You were gone too soon
You're part of me
And I'll never be
The same here without you
You were gone too soon

You were always there
and like shining light
on my darkest days
you were there to guide me

Oh I miss you now
I wish you could see
Just how much your memory
Will always mean to me

In a blink of an eye
I never got to say goodbye

Like a shooting star
Flyin' across the room
So fast so far
You were gone too soon
You're part of me
And I'll never be
The same here without you
You were gone too soon

Shine on! Shine on!
To a better place
Shine on! Shine on!
Will never be the same

Like a shooting star
Flyin' across the room
So fast so far
You were gone too soon
You're part of me
And I'll never be
The same here without you
You were gone too soon

Shine on! Shine on!
You were gone too soon
Shine on! Shine on!
You were gone too soon
Shine on! Shine on!
You were gone too soon

Sanguinis, Melankolis, Koleris, Plegmatis : Ciri-ciri, Kekuatan dan Kelemahan | Shattered Stories



Pada kesempatan ini saya ingin berbagi ilmu kepada teman-teman tentang cirri-ciri, kekuatan, dan kelmahan dari 4 pola dasar watak manusia. Tulisan ini bersumber dari beberapa artikel dan blog yang dapat saling melengkapi yang saya peroleh dari surfing di internet.
Ada banyak manfaat yang bisa kita peroleh apabila kita kita memahami cirri, kekuatan, dan kelemahan tiap pola dasa watak manusia, terutama saat kita berinteraksi dengan orang lain dalam berbagai situasi dan kondisi.
Dalam kehidupan rumah tangga, apabila kita kurang memahami watak dari pasangan kita, maka pasangan suami-istri sering bertengkar terus-menerus, Dengan memahaminya, maka kita akan sangat terbantu sekali. Kita dapat mengerti mengapa suami tiba-tiba sangat marah ketika meja kerjanya yang berantakan diatur rapi.
Kita juga dapat memahami mengapa istri kita tidak mau nendengar sedikitpun pendapat kita, tak mau kalah, cenderung mempertahankan diri, selalu merasa benar dengan pendapatnya dan makin sengit bertengkar kalau kita mau coba-coba untuk mengalahkannya. Seorang ibu pun tak perlu bingung dan pusing oleh watak keras kepala anak–anaknya apabila mampu memahami anak-ananknya.
Kita juga akan mudah memahami mengapa pegawai kita mudah berjanji dan mudah \ melupakannya, “Oh ya, saya lupa” katanya sambil tertawa santai.
Sebagai contoh, seorang pemimpin perlu memahami watak dari para pegawainya, sehingga mengetahui bagaimana harus memperlakukan pegawainya, dan mengetahui bagaimana cara motivasi para pegawainya agar kinerja mereka produktif dan sesuai yang diharapkan..
Florence Litteur, penulis buku terlaris “Personality Plus” menguraikan, ada 4 (empat) pola watak dasar manusia, yaitu sanguinis, melankolis, koleris, dan plegmatis.

SANGUINIS (Yang Populer)
Mereka cenderung ingin populer, ingin disenangi oleh orang lain. Hidupnya penuh dengan bunga warna-warni. Mereka senang sekali bicara tanpa bisa dihentikan. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan, dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu.
Namun orang-orang sanguinis ini sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berpikir `pendek’, dan hidupnya serba tak beratur. Jika suatu kali anda lihat meja kerja pegawai anda cenderung berantakan, agaknya bisa jadi ia sanguinis. Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji apalagi bikin rencana. Namun kalau disuruh melakukan sesuatu, ia akan dengan cepat mengiyakannya dan terlihat sepertinya betul-betul hal itu akan ia lakukan. Dengan semangat sekali ia ingin buktikan bahwa ia bisa dan akan segera melakukannya. Tapi percayalah, beberapa hari kemudian ia tak lakukan apapun juga.
Seorang sanguinis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :
Kekuatan : suka bicara, antusias, ekspresif, ceria, penuh rasa ingin tahu, hidup di masa sekarang, mudah berubah (banyak kegiatan/keinginan), berhati tulus, kekanak-kanakan, senang berkumpul (untuk bertemu dan bicara), umumnya hebat di permukaan, mudah berteman dan menyukai orang lain, senang dengan pujian, ingin menjadi perhatian, menyenangkan dan dicemburui orang lain, mudah memaafkan (tidak menyimpan dendam), mengambil inisiatif/menghindar dari hal-hal yang membosankan, spontanitas, serta seorang yang demonstratif dan emosional.
Kelemahan : suara dan tertawa yang keras, membesar-besarkan suatu hal, susah diam, mudah dikendalikan oleh keadaan/orang lain (suka nge-Gank), sering minta persetujuan, RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek), banyak bicara saat bekerja dan melupakan kewajiban, mudah berubah-ubah, susah tepat waktu jam kantor, prioritas kegiatan kacau, mendominasi,percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas, sering mengambil permasalahan orang lain menjadi seolah-olah masalahnya, egoistis, sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yang sama, serta konsentrasi ke “How to spend money” daripada “How to earn/save money”.

MELANKOLIS (Yang Sempurna)
Mereka agak agak berseberangan dengan sanguinis. Seorang melankolis cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola. Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Dalam sebuah pertemuan, orang sanguinis selalu saja mendominasi pembicaraan, namun orang melankolis cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan, lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali.
Orang melankolis selalu ingin serba sempurna dan ingin teratur. Karena itu jangan heran jika balita anda yang `melankolis tak `kan bisa tidur hanya gara-gara selimut yang membentangi tubuhnya belum tertata rapi. Dan jangan pula coba-coba mengubah isi lemari yang telah ia disusun, sebab betul-betul ia tata-apik sekali, sehingga warnanya, jenisnya, klasifikasi pemakaiannya sudah ia perhitungkan dengan rapi. Kalau perlu ia tuliskan satu per satu tata letak setiap jenis pakaian tersebut. Ia akan dongkol sekali kalau susunan itu tiba-tiba jadi lain
Seorang melankolis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :
Kekuatan : analitis, mendalam, dan penuh pikiran, serius dan bertujuan, terjadwal, artistik, musikal dan kreatif, sensitif, mau mengorbankan diri dan idealis, standar tinggi dan perfeksionis, senang perincian, tekun, serba tertib dan teratur (rapi), hemat, melihat masalah dan mencari solusi kreatif (sering terlalu kreatif), kalau sudah mulai, dituntaskan, berteman dengan hati-hati, puas di belakang layar, menghindari perhatian, mau mendengar keluhan, setia, serta sangat memperhatikan orang lain.
Kelemaan : cenderung melihat masalah dari sisi negatif, murung dan tertekan, mengingat yang negatif dan pendendam, mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah, lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan, tertekan pada situasi yang tidak sempurna dan berubah-ubah, terlalu menganalisa dan merencanakan (if..if..if..), standar tinggi, hidup berdasarkan definisi, sulit bersosialisasi, sensitif terhadap kritik yang menentang dirinya, sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang), serta skeptis terhadap pujian).

KOLERIS (Yang Kuat)
Mereka suka sekali mengatur orang, suka tunjuk-tunjuk atau perintah-perintah orang. Ia tak ingin ada penonton dalam aktivitasnya. Bahkan tamu pun bisa saja ia suruh melalukan sesuatu untuknya. Akibat sifatnya yang `bossy’ sehingga orang koleris tak punya banyak teman. Orang-orang berusaha menghindar, menjauh agar tak jadi `korban’ karakternya yang suka `ngatur’ dan tak mau kalah itu.
Orang koleris senang dengan tantangan, suka petualangan. Mereka punya rasa, “hanya saya yang bisa menyelesaikan segalanya; tanpa saya berantakan semua”. Karena itu mereka sangat “goal oriented”, tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu. Baginya tak ada istilah tidak mungkin. Seorang wanita koleris, mau dan berani naik tebing, memanjat pohon, bertarung ataupun memimpin peperangan. Kalau ia sudah kobarkan semangat “ya pasti jadi”, maka hampir dapat dipastikan apa yang akan ia lakukan akan tercapai seperti yang ia katakan. Sebab ia tak mudah menyerah, serta tak mudah pula mengalah.
Seorang koleris mempunyai kekuatan dan kelebihan sebagai berkut :
Kekuatan : seorang leader, pengambil keputusan, dinamis, aktif, sangat memerlukan perubahan, berkemauan keras dalam mencapai sasaran, bebas dan mandiri, suka tantangan, berprinsip “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”, solutif, praktis, dan bergerak cepat, mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas, membuat dan menentukan tujuan, mau memimpin dan mengorganisasi, biasanya punya visi, serta unggul dalam keadaan darurat.
Kelemahan : tidak sabar dan cepat marah, senang memerintah, susah sedikit santai, menyukai kontroversi dan pertengkaran, terlalu kaku dan keras, tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik, serta tidak suka yang bertele-tele, keputusan sering tergesa-gesa, banyak tuntutan pada orang lain, cenderung memperalat orang lain, menghalalkan segala cara demi tujuan, gila kerja, sulit minta maaf, mungkin selalu benar tetapi tidak popular.

PLEGMATIS (Cinta Damai)
Mereka tak suka terjadi konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau lakukan, meski ia tidak suka. Baginya kedamaian adalah segalanya. Jika timbul masalah ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya segera selesai.
Kaum plegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin, cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda. Kalau anda lihat tiba-tiba ada sekelompok orang berkerumun mengelilingi satu orang yang asyik bicara terus, maka pastilah para pendengar yang berkerumun itu orang-orang plegmatis. Sedang yang bicara tentu saja sanguinis.
Berurusan dengan orang plegmatis bisa serba salah. Ibarat keledai, “kalau didorong ngambek, tapi kalau dibiarin tiak jalan”. Jika kita punya pegawai plegmatis, anda harus rajin memotivasinya sampai ia termotivasi sendiri.
Seorang plegmatis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :
Kekuatan : mudah bergaul, santai, tenang, teguh, sabar, pendengar yang baik, tidak banyak bicara, cenderung bijaksana, simpatik, baik hati, sering menyembunyikan emosi, kuat di bidang administrasi, cenderung ingin segalanya terorganisasi, penengah masalah yang baik, cenderung berusaha menemukan cara termudah,baik di bawah tekanan, menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan, humoris,senang melihat dan mengawasi, peduli, serta mudah rukun dan damai
Kelemahan : cenderung tidak suka perubahan/kegiatan baru, takut dan khawatir, menghindari konflik dan tanggung jawab, keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar), terlalu pemalu dan pendiam, humor kering dan mengejek (sarkatis), kurang berorientasi pada tujuan, sulit bergerak dan kurang memotivasi diri, lebih suka sebagai penonton daripada terlibat, tidak senang didesak, serta suka menunda-nunda/menggantungkan masalah.
Setelah membaca uraian diatas, apakah sekarang anda sudah mengetahui anda masuk golongan apa?Lalu bagaimana dengan orang-orang terdekat anda, mereka masuk golongan apa? Jangan-jangan anda sekarang mulai mengerti mengapa suami-istri-anak-rekan anda berperilaku “seperti itu” selama ini. Dan anda pun akan tertawa sendiri mengingat-ingat berbagai perilaku dan kejadian selama ini.
Dalam diri manusia tidaklah memiliki waak yang identik seperti uraian diatas. Menurut Florence Litteur, dalam penelitiannya bahwa ternyata keempat watak itu pada dasarnya juga dimiliki setiap orang, hanya `kadar\nya. Oleh sebab itu muncullah beberapa kombinasi watak manusia, beberapa diantaransebagai berikut ini :
KOLERIS-SANGUINIS
Artinya kedua watak itu dominan sekali dalam mempengaruhi cara kerja dan pola hubungannya dengan orang lain. Di sekitar kita banyak sekali orang-orang koleris-sanguinis ini. Ia suka mengatur orang, tetapi juga senang bicara (dan mudah juga jadi pelupa).
KOLERI MELANKOLIS
Mungkin anda akan kurang suka bergaul dengan dia. Bicaranya dingin, kalem, baku, suka mengatur, tak mau kalah dan terasa kadang menyakitkan (walaupun sebetulnya ia tidak bermaksud begitu). Setiap jawaban anda selalu ia kejar sampai mendalam, sebab ia perfeksionis, tahu detail dan agak dingin.
Menghadapi orang koleris-melankolis, anda harus fahami saja sifatnya yang memang `begitu’ dan tingkatkan kesabaran anda. Yang penting sekarang anda tahu, bahwa ia sebetulnya juga baik, namun tampak di permukaan kadang kurang simpatik, itu saja.
PLEGMATIS-MELANKOLIS
Pembawaannya diam, tenang, tapi ingat semua yang anda katakan, akan ia pikirkan, ia analisa. Lalu saat mengambil keputusan pastilah keputusannya berdasarkan perenungan yang mendalam dan ia pikirkan matang-matang.
Banyak lagi tentunya kombinasi-kombinasi yang ada pada tiap manusia, tetapi yang penting adalah bagaimana memanfaatkannya dalam berbagai aktivitas hidup kita. Jika suami-istri saling mengerti sifat dan watak ini, mereka akan cenderung berusaha `memaafkan’ pasangannya. Lalu berusaha untuk menyikapinya secara bijaksana.
Dalam penerimaan pegawai untuk bidang-bidang yang membutuhkan tingkat ketelitian dan keteraturan yang tinggi, tempatkanlah orang-orang yang melankolis (yang sempurna). Untuk bagian promosi, iklan, resepsionis, MC, humas, wiraniaga, tentu tempatkanlah orang-orang sanguinis. Jangan posisikan orang-orang plegmatis di bagian penagihan ataupun penjualan, maka hasilnya pasti akan amat mengecewakan.
Manusia memang amat beragam. Muncul sedikit tanda tanya, diantara semua watak itu, mana yang paling baik?Jawabannya, menurut Florence, tak ada yang paling baik. Semuanya baik dan masing-masing pmempunyai kekuatan dan kelemaan tersendiri. Tanpa orang sanguinis, dunia ini akan terasa sepi. Tanpa orang melankoli, mungkin tak ada kemajuan di bidang riset, keilmuan dan budaya. Tanpa orang koleris, dunia ini akan berantakan tanpa arah dan tujuan. Tanpa orang plegmatis, tiada orang bijak yang mampu mendamaikan dunia.
Yang penting bukan mana yang terbaik, sebab kita semua bisa mengasah keterampilan kita berhubungan dengan orang lain(interpersonal skill). Seorang yang ahli dalam berurusan dengan orang lain, ia akan mudah beradaptasi dengan berbagai watak itu. Ia tahu bagaimana menghadapi sifat pelupa dan watak acaknya orang sanguinis, misalnya dengan memintanya untuk selalu buat rencana dan memintanya melakukan segera. Ia jago memanas-manasi (menantang) potensi orang koleris mencapai tujuannya, atau `membakar’ orang plegmatis agar segera bertindak saat itu juga. ”Inilah seninya”, kata Florence “dalam berinteraksi dengan orang lain”. Tentu saja awalnya adalah, “Anda dulu yang harus berubah”. Belajarlah jadi pengamat tingkah laku manusia…(lalu tertawalah)!


http://blognyayogi.wordpress.com/category/kepribadian-dan-karakter/

Laporan Praktikum Monera Protista Fungi | Shattered Stories

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan ke hadirat Allah SWT karena berkat dan rahmat-Nya kami dapat menyusun laporan praktikum ini. Shalawat serta salam kami panjatkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan umat-Nya hingga akhir zaman. Karena kesehatan yang diberikan oleh Allah SWT, kami dapat menulis karya ilmiah ini.
Kami ucapkan terimakasih kepada guru pembimbing Biologi, Ibu Elis Djubaedah yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan laporan praktikum ini. Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada orang tua kami yang telah memotivasi dan memfasilitasi  kami. Serta kepada pihak-pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
Kami berharap laporan praktikum ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan bagi kami sendiri. Semoga laporan praktikum ini memacu siswa untuk melakukan hal yang lebih baik lagi. Besar harapan kami bahwa laporan praktikum ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan para pembaca. Mudah-mudahan dapat membuka pintu hati para siswa, serta meningkatkan kerjasama untuk mencapai hasil yang lebih maksimal. Peran anda sangat besar dan dibutuhkan bagi kesempurnaan laporan praktikum ini, untuk itu tolong berikan kritik dan saran terhadap laporan praktikum ini.
                 

Bandung, November 2013
Penulis  







DAFTAR ISI

Halaman
Kata Pengantar    ……………………………………………………                   i
Daftar isi              …………………………………………………….                   ii
BAB I                   PENDAHULUAN ……………………………….          1
BAB II                 TINJAUAN PUSTAKA…………………………                    2-4
BAB III                METODOLOGI…………………………………           5-7
BAB IV                HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN ………………………..                                                 8-14
BAB V                 KESIMPULAN ………………………………….          15
                                                                                        
Daftar Pustaka                                                                                          









BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Makhluk hidup dibagi menjadi 5 kingdom, yaitu Protista, Monera, Fungi, Plantae dan Animalia. Namun pada umumnya, hanya Plantae, Animalia dan beberapa jenis fungi yang kita ketahui seperti apa bentuknya.
Oleh karena itu, kami mencoba untuk melakukan percobaan ini untuk mencari tahu seperti apa bentuk makhluk hidup selain Plantae dan Animalia, yaitu Monera, Protista, dan Fungi.

1.2   Tujuan Penelitian
Kami melakukan percobaan ini bertujuan untuk mengetahui dan menyebarkan kepada pembaca seperti apa bentuk dari Monera, Protista, dan Fungi.

1.3   Hipotesis
Berdasarkan buku dan sumber informasi lainnya yang kami miliki, Monera memiliki bentuk bulat, batang, atau spiral, Protista (dalam hal ini yang kami amati adalah protozoa) memiliki berbagai macam alat gerak, seperti kaki semu, bulu cambuk, rambut getar, atau tidak memiliki alat gerak, sedangkan jamur tersusun atas hifa.





BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


A.   MONERA
Monera adalah organisme renik prokariota, uniseluler maupun multiseluler, dan bersifat saprofitik, parasitik, atau autotrofik. Yang termasuk monera bakteri dan ganggang hijau-biru (Cyanophyta).
·       Bakteri adalah mikroorganisme uniseluler, prokariota dan umumnya tidak berklorofil. Habitat bakteri hamper di setiap tempat, yaitu di tanah, air, udara, dalam makanan, maupun dalam tubuh makhluk hidup. Bakteri dapat berbentuk bulat, batang atau spiral dengan berbagai variasinya. Berdasarkan cara hidupnya, bakteri dibedakan menjadi bakteri parasit, saprofit, patogen, apatogen, dan fotoautotrof.
·       Peranan bakteri dalam kehidupan manusia dapat menguntungkan dapat pula merugikan. Menguntungkan karena dapat membantu dalam kegiatan produksi atau industry makanan maupun obat-obatan, merugikan karena ada yang bersifat parasite dan patogen.
·       Cyanophyta (ganggang hijau-biru) bersifat mikroskopis, berhabitat di tempat yang basah, parit, da nada pula yang hidup di sumber air panas yang suhunya diatas 80 derajat celcius. Ada yang hidup secara soliter da nada yang membentuk koloni. Berkembang biak dengan membelah diri, fragmentasi dan dalam keadaan yang tidak menguntungkan membentuk spora. Peranan ganggang hijau-biru dalam kehidupan manusia, yaitu dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan alternatif dan ada pula yang dapat menambat nitrogen dari udara untuk menyuburkan tanaman.
B.   PROTISTA

Kingdom Protista terdiri dari organisme eukariotik, mempunyai inti yang jelas dan organel bermembran. Anggotanya adalah organisme tingkat rendah, bukan hewan, bukan tumbuhan, bukan jamur, dan bukan prokariot. Takson ini dibuat untuk menampung organisme dengan campuran 4 ciri kingdom yang lain, sehingga untuk menghindari kerancuan taksonomi, organisme tersebut di golongkan ke dalam Protista.

Protista mirip jamur memiliki kesamaan reproduksi dengan jamur, namun pada fase vegetatifnya Protista ini dapat bergerak secara emeboid. Struktur membrannya mirip ganggang meskipun tidak berklorofil. Protista ini terdiri dari jamur lender (Myxomycetes) dan jamur air (Oomycetes).

Protista mirip hewan (Protozoa) mempunyai ciri bersel tunggal; mempunyai beberapa jenis alat gerak yang dipakai dalam pengklasifikasiannya. Yaitu flagella, silia, dan pseudopodia; reproduksi aseksual dengan cara membelah diri dan jenis tertentu secara paraseksual yaitu konjugasi. Ptozoa dibagi menjadi 5 kelas, yaitu Rhizopoda (Scarcodina), Flagellata (Mastigophora), Ciliata, Sporozoa, dan Suctoria.

Protista mirip tumbuhan (ganggang) memiliki klorofil, sehingga bersifat fotoautotrof, selain itu juga memiliki pigmen-pigmen tambahan lain yang digunakan untuk mengklasifikasikannya. Ganggang memiliki bentuk dan ukuran yang beragam, ada yang mikroskopis, bersel satu, berbentuk pita, atau bersel banyak berbentuk lembaran. Reproduksi aseksual secara pebelahan sel, fragmentasi, dan pembentukan zoospora, sedangkan reproduksi seksual melalui isogami dan oogami. Ganggang terdiri dari ganggang cokelat (Phaeophyceae), ganggang merah (Rhodophyceae), ganggang keemasan (Chrysophyceae), dan ganggang hajau (Chlorophyceae).

C.   FUNGI

Dulu fungi dimasukkan ke dalam tumbuhan/plantae karena fungi memiliki beberapa kemiripan dengan tumbuhan yaitu tidak dapat berpindah tempat, juga struktur morfologi dan tempat hidupnya juga mirip. Seperti tanaman, kebanyakan fungi juga tumbuh di tanah.
Fungi memperbanyak diri secara seksual dan aseksual :
         Seksual :
Terjadi dengan pembentukan kuncup atau tunas pada jamur uniseluler serta pemutusan benang hifa (fragmentasi miselium). Reproduksi jamur secara seksual dilakukan oleh spora seksual. Spora seksual dihasilkan secara singami. Singami terdiri dari dua tahap, yaitu tahap plasmogami dan tahap kariogami.
         Aseksual :
Dengan cara membentuk spora, bertunas atau fragmentasi hifa. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium. Di dalam sporangium terdapat spora.
# Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus.
#Contoh jamur yang membentuk tunas adalah Saccharomyces.
Fungi hidup menyerap zat organik dari lingkunganya. Berdasarkan cara memperoleh makannya (nutrisi) fungi mempunyai sifat sebagai berikut :
a.        Saprofit    : menyerap senyawa organik dengan jalan meguraikan bahan-bahan         organik yang ada di lingkungan.
b.       Parasit          : menyerap zat organic dari organisme yang ditumpangi.





BAB III
METODOLOGI

A.    MONERA
Alat dan Bahan

Alat:
Bahan:
1.    Botol plastic kemasan air 250 ml yang diambil ¼ bagian bawahnya.
2.    Daging sapi 100 gram
3.    Panci
4.    Kentang 1 biji
5.    Kompor
6.    Agar-agar putih

7.    Air

Cara Kerja

1.      Sterilkan botol plastic yang diambil ¼ bagian bawahnya sebelum dan sesudah dilakukan eksperimen.
2.      Bersihkan panci, lalu  cacahlah daging sapi, kupas kentang dan potong kecil-kecil, masukan potongan kentang dan cacahan daging kedalam panci yang telah diisi 2,5 gelas air.
3.      Rebus daging dan kentang tadi selama 15 menit, lalu saring, buang ampasnya, dan sisihkan airnya.
4.      Aduk ¼ bungkus agar-agar dengan sedikit air dingin, lalu campurkan dengan saringan air kentang dan daging tadi. Panaskan lagi hingga mendidih.
5.      Dalam keadaan panas, tuangkan dalam  plastic bekas air mineral tadi, dan biarkan sampai dingin. Setelah dingin, media agar-agar kentang ini dapat digunakan untuk menangkap bakteri.
6.      Membiakkan bakteri
a.     Ambil salah satu cawan berisi agar-agar kaldu dan beri label A, kemudian berbicaralah dengan mulut menghadap ke lempengan agar dengan jarak 10 cm dari permukaan agar, tutup dengan kertas. Ambil cawan berikutnya untuk B dengan mengoreskan cotton bud bersih ke lempeng agar, kemudian tutup. Untuk cawan C, memasukkan 2 helai rambut pendek kepermukaan agar, kemudian tutup. Terakhir untuk cawan D, dengan mengoleskan/ meletakkan jari tangan di atas permukaan agar, kemudian tutup.
b.     Keempat cawan disimpan di tempat bersuhu kamar. Amati setiap hari!

B.     PROTISTA
1.      Menyediakan alat dan bahan
Alat
Bahan
1.      Mikroskop
2.      Object glass
3.      Coer glass
4.      Botol specimen
5.      Pipet
6.      Kertas saring
1.      Air rendaman jerami (jerami direndam dalam air sawah/kolam selama satu minggu)
2.      Air kolam
3.      Air sawah
2.      Membuat preparat
                  Mengambil 1 tetes air rendaman jerami dan dituangkan ke atas object glass, lalu
                  ditutup dengan cover glass
3.      Mengamati specimen
a.       Menyetel mikroskop pada cahaya yang cukup
b.      Meletakkan object glass di atas meja preparat, mencari objek yang dimaksud dengan menggerak-gerakkan object glass sampai ketemu. Bila sudah ada,  lalu mengamatinya dengan perbesaran 10 X, lalu 40 X (apabila memungkinkan).

C.     FUNGI
                                               
1.      Menyediakan alat dan bahan
Alat
Bahan
1.      Mikroskop
2.      Object glass
3.      Cover glass

1.      Jamur Tempe
2.      Jamur Oncom
3.      Air
2.      Membuat preparat
a.       Mengambil setetes air dan dituangkan pada object glass
b.      Mengambil  sedikit jamur pada tempe yang tampak seperti kapas putih, lalu diletakkan  di  atas object glass tadi dan  ditutup dengan cover glass
3.      Mengamati specimen
c.       Menyetel mikroskop pada cahaya yang cukup
d.      Meletakkan object glass di atas meja preparat, mencari objek yang dimaksud dengan menggerak-gerakkan object glass sampai ketemu. Bila sudah ada,  lalu mengamatinya dengan perbesaran 10 X, lalu 40 X (apabila memungkinkan).



BAB IV
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

I.                   HASIL PENGAMATAN
A.    Monera

Wadah
Perlakuan
Gambar sebelum pengamatan
Gambar hasil pengamatan
Pembahasan
A
Berbicara dengan mulut menghadap lempengan

B
Menggoreskan cotton bud bersih
Bakteri yang ditemukan pada wadah ini paling sedikit diantara wadah lainnya.
C
Memasukan 2 helai rambut
Bakteri yang ada pada wadah ini terbanyak diantara yang lainnya.
D
Mengoleskan jari ke permukaan agar


B.     Protista
Hasil pengamatan : gerak  protista mirip hewan lampirkan video


C.     Fungi

II.                PEMBAHASAN

A.   MONERA
Berdasarkan hasil pengamatan yang kami lakukan, berbagai media yang digunakan sebagai perkembangbiakan bakteri yaitu untuk makanan bakteri.
Setelah didiamkan selama 2 X 24 jam, hasil yang terlihat dari pengamatan, bakteri pada cawan C memiliki banyak bakteri dan paling sedikit pada cawan B. Namun, apabila diwaktu pengeraman semakin lama, maka bakteri akan berkembang pesat selama makanan atau media pada cawan masih tersedia.
Mengenai teknik pengecatan gram
Dapat disimpulkan sebagai berikut
Perbedaan
Gram positif
Gram negatif
Dinding sel:Lapisan peptidoglikanKadar lipid
Lebih tebal (20-80nm)1-4 %
Lebih  tipis11-22 %
Bentuk sel
Bulat, batang atau filamen
Bulat, ova, batang lurus atau melingkar seperti tanda koma, heliks atau filament, beberapa mempunyai selubung atau kapsul
Reproduksi
Pembelahan biner
Pembelahan biner, kadang-kadang pertunasan
Anggota tubuh
Biasanya tidak memiliki apandase
Dapat memiliki pili, fimbriae, tangkai
Endospora
Beberapa grup dapat membentuk endospora
Tidak dapat membentuk endospore
Kebutuhan nutrien
Kompleks
Relatif sederhana
Ketahanan terhadap perlakuan fisik
Lebih tahan
Kurang tahan

Jadi, ketahanan bakteri gram positif jauh lebih kuat dari ketahanan bakteri gram negative karena dinding sel pada gram positif lebih tebal daripada gram negative.
Macam macam metode pengecatan gram:
1.      Pewarnaan sederhana : pemberian warna pada bakteri atau jasad jasad renik lain dengan menggunakan larutan tunggal suatu pewarna pada lapisan tipis atau olesan yang sudah di fiksasi.
2.      Pewarnaan diferensial ; prosedur pewarnaan yang menampilkan perbedaan diantara sel sel mikroba.
3.      Pewarnaan gram : salah satu teknik pewarnaan diferensial yang paling penting dan paling luas  digunakan untuk bakteri.
Kesimpulannya : Teknik pengecatan gram positif dan gram negative pada bakteri selain untuk membedakan juga untuk mengetahui persamaan dan perbedaan pada bakteri gram positif dan gram negative.

B.   PROTISTA

Protista terdiri dari 3 macam yaitu protista mirip jamur, alga dan protozoa. Protista yang paling banyak ditemui yaitu protozoa (sering disebut organism cosmopolitan). Karena habitatnya yang mudah ditemui seperti di selokan, parit, sawah, sungai, dll. Selain itu alat geraknya yang bergerak aktif memudahkan protozoa dalam mendapat nutrisi dan berkembang biak.

Protozoa memiliki cirri-ciri berikut :
a. Merupakan organisme bersel satu.
b.Mempunyai inti eukariotik.
c.Ukuran tubuh antara 100–300 mikron.
d.Sebagian besar anggota Protozoa mempunyai alat gerak.
e.Alat gerak Protozoa, antara lain kaki semu (pseudopodia), bulu getar (silia), dan bulu cambuk (flagelum).
f.Habitat Protozoa di air tawar, air laut, tempat lembap, tubuh hewan, dan tubuh manusia.
Perkembangbiakan protozoa dapat dengan cara seksual (generatif) dan aseksual (vegetatif). Pembelahan seksual protozoa dapat dilakukan dengan 2 cara :
1. Singami yaitu persatuan dua gamet yang sama atau berbeda ukuran
2. Konjugasi yaitu pertukaran inti (mkrinukleus setelah terjadi pembelahan) sehingga terjadi reorganisasi pada kedua individu yang bertukar inti.

Sedangkan perkembangbiakan aseksual protozoa dapat berupa :
1. Pembelahan biner, protozoa membelah menjadi 2 individu
2. Pembelahan multipel, pembelahan dengan cara beberapa inti terbelah lebih dahulu, kemudian terjadi pembelahan sitoplasma menjadi beberapa individu.
3. Schizogoni, beberapa sel anak dibentuk dari sel induk
4. Budding atau Tunas, bagian tubuh induk terpotong kemudian berdifferensiasi menjadi individu sempurna.
Perbedaan cirri protozoa, alga dan protista mirip jamur antara lain:
Protozoa
Alga
Protista mirip jamur
Mampu bergerak yang makan dengan cara fagositosis, walaupun ada beberapa pengecualian.
Algae mencakup semua organisme bersel tunggal maupun banyak yang memiliki  kloroplas.
Memproduksi sporangia. Ini meliputi chytrid, jamur lendir, jamur air, dan Labyrinthulomycetes.

Peranan positif dan negative protista bagi kehidupan :
No.
Nama Organisme
Peranan
1
Enthamoeba histolyca
Penyebab disentri
2
Trypanasoma brucei
Penyakit tidur di Afrika
3
Trypanasoma evansi
Penyakit pada hewan ternak
4
Leishmania
Penyebab penyakit kala-azar
5
Trichomonas vaginalis
Parasit pada vagina
6
Balantidium coli
Penyebab diare
7
Toxoplasma gondii
Penyebab toksoplasmosis
8
Plasmodium sp.
Penyebab malaria
9
Foraminifera
Cangkangnya sebagai penunjuk adanya minyak bumi, gas alam dan mineral.
10
Radiolaria
Kerangkanya yang mengendap di dasar laut dapat digunakansebagai bahan penggosok.

                                                                                                
C.   FUNGI
Jamur digolongkan menjadi 4 kelas, yaitu :
1.      Zygomicotina
2.      Ascomycotina
3.      Basidiomycotina
4.      Deuteromycotina
Adapun jamur  yang  harus diamati dengan menggunakan mikroskop adalah kelas zygomicotina dan ascomycotina.
Adapun perbedaan diantara kelas- kelas jamur diatas adalah:
Kelas
Ciri-ciri
Zygomycotina
-       Heterotrof saprofit
-       Tubuh disusun oleh hifa dan miselium
-       Hifa tidak bersekat
-       Spora dihasilkan oleh sporangium
-       Reproduksi menghasilkan spora, dilakukan dengan 2 cara: Asekseal dan seksual
Ascomycotina
-       Heterotrof saprofit
-       Ada yang uniseluler dan multiseluler
-       Tubuh disusun oleh hifa dan miselium dan ada yang memiliki tubuh buah
-       Hifa bersekat
-       Spora dihasilkan oleh kondiospora
-       Reproduksi melalui 2 cara, yaitu seksual dan aseksual
Basidiomycotina
-       Heterotrof saprofit
-       Ada yang uniseluler dan multiseluler
-       Tubuh disusun oleh hifa dan miselium dan ada yang memiliki tubuh buah
-       Hifa bersekat
-       Spora dihasilkan oleh sel basidium
-       Reproduksi melalui 2 cara, yaitu seksual dan aseksual
Deuteromykotina
Semua jamur yang belum diketahui cara reproduks iseksualnya dimasukkan ke kelompok ini.
Peranan fungi bagi kehidupan:
No.
Nama Organisme
Peranan
1
Rhizopus oryzae
Berperan dalam pembuatan tempe
2
Neurospora
Berperan dalam pembuatan oncom
3
Penicillium
Menghasilkan obat- obatan (antibiotic)
4
Mucor
Dapan meningkatkan kesuburan tanaman
5
Candida
Menyebabkan penyakit pada manusia (Infeksi saluran pernapasan)
6
Ustilago
Menyebabkan kerusakan pada tanaman (parasit pada bawang)






BAB V
KESIMPULAN


Kingdom dibagi menjadi 5. Diantaranya adalah monera, protista dan fungi.
Perbedaan antara ketiga kingdom diatas adalah:
·         Monera merupakan prokariot, sedangkan protista ada yang prokariot dan eukariot juga fungi merupakan eukariot.
·         Struktur tubuh yang berbeda.
·         Monera dikelompokkan lewat bentuk, protista dikelompokkan melalui alat gerak (protozoa), warna pigmen (algae), protista mirip jamur juga fungi dikelompokkan berdasarkan bentuk tubuh dan cara reproduksi.

Adapun persamaan antara ketiganya adalah:
·         Dapat bereproduksi dengan seksual dan/ atau aseksual.
·         Kecepatan reproduksinya tinggi.
·         Umumnya tidak terlihat secara kasat mata (mayoritas).
·         Hidup di tempat yang lembap (mayoritas)
·         Memiliki dampak positif dan negative bagi kehidupan di setiap spesies dalam setiap kingdom.




DAFTAR PUSTAKA

Buku Penuntun BIOLOGI SMA kelas X (D.A. Pratiwi) Erlangga

http://edmodo.com

 

Image by Febz - Edit Image