Pages

Tampilkan postingan dengan label Febz's Rant. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Febz's Rant. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 November 2015

Shattered Memories Part 1

Post ini bakal full of myself really. Post ini sangat maksa dan  mungkin ngebuat aku sendiri ga comfortable tapi then again ini harus really dikeluarin. Aku bener-bener ga ngeharepin orang-orang yang tau aku baca ini tapi misalnya kalian come  across this, Im sorry.  Dont  make me feel uncomfortable

Di tengah-tengah ke-hectic-an masa SMA kelas 3 di sebuah sekolah menengah negeriyang berada di Bandung yang entah kenapa selalu berbeda dengan sekolah lain, bersekolahlah seorang   anak kecil.

No  really, dia bukan anak kecil lagi dia udah 17 tahun dan punya SIM. Now this kid has a trust issue and a problem. Like every other kid. This kid know it, though so This kid try her best not  to go too big not her  issue. So, this kid try her best to solve this.

This kid cant remember her past so this kid cant remember how something feels like
This kid cant remember her past so this kid always fall for same mistake over and over
This kid is conceptual but doesnt understand the concept  of "missing"  or "friendship"
That's so confusing

This kid aware of it.
Really for 7 years of her life.
This kid aware that she cant really maintain a stable relation.

This kid is trying so hard you know.
But
This kid cant be herself in real life
She cant talk what she wanted to talk
because she find people find it weird
So this kid decided not to speak up

And that makes this kid feel different
Now
This  kid see another people
Why can they do that
Why they can make such a bond
What does that feel?

This  kid is confuse
This kid doesnt know how to make a friend
Not a friend friend
But real friend
Not people who laugh at her
But people who can goes into deep conversation
This kid wanted to find someone to talk about so many things  in her head
Theory, Computer, Game, Feeling, People

But she doesnt find any
So this kid doesnt talk about it
People find that it doesnt  matter
But this kid is sensitive
This kid find that overwhelming
So this kid just talk what other people wanted to talk about
Never revealing herself

BUT



Kamis, 02 Juli 2015

Dewa Athena VII | Shattered Stories

Hai perkenalkan, saya Nissa Febriani, ketua seksie 7 OSIS LXII dan ketua pelaksana dari Dewa Athena VII, yang diadakan 21 Februari - 9 Mei 2015. Secara singkat, Dewa Athena tahun 2015 ini memiliki cabang olahraga Dodgeball putra-putri, Futsal putra-putri, Badminton ganda campuran dan single putra-putri, Tenis meja, Basket, Tarik tambang, dan Estafet. Jika dihitung, total pertandingan pada Dewa Athena ini ada 216.  Hanya  saja tahun ini hanya terjalankan 197 pertandingan karena WO dan lain sebagainya.

Dewa Athena ini bisa dibilang sebagai program kerja OSIS yang lumayan lama, karena, Dewa Athena ini berjalan sekitar 3 bulan. Waktu bersihnya sekitar 3 (Kamis, Jumat, Sabtu) x 9 minggu. Jadi ada sekitar 27  hari dimana panitia harus stand by di Lapangan Bali untuk mengurus berbagai persoalan dan teknis dari Dewa Athena. Selain waktu, kami  juga mengurus kelas.  Ada 18 kelas yang dibuat  menjadi 18 tim yang setiap timnya mengikuti semua cabang di Dewa Athena VII. Sayangnya, semua tim memiliki tingkat antusia dan sifat masing-masing yang cukup berbeda-beda. Tapi hampir semua  tim ingin dianak-emaskan. Jujur saja, itu sulit karena jika satu tim diberi hal-hal menguntungkan, itu berarti sikap sportivitas Dewa Athena pun tercoreng.

Selain kesulitan dengan pihak luar, ternyata kesulitan juga terjadi di pihak dalam. Masih ada panitia-panitia yang  tidak datang pada jam tugasnya dan saya pun tidak berhak memarahi karena pasalnya mereka membantu berjalannya acara. Jadi yang bisa saya lakukanadalah memberi hadiah berupa pizza party kepada panitia yang menurut saya  kerjanya bagus atau datang pada saat hari penutupan. Saya hanya memberi tahu di grup LO bahwa pada hari H ada  sesuatu yang spesial karena bila tidak ada LO jujur Dewa Athena tidak akan berjalan dengan baik.

Selain permasalahan-permasalahan di atas, harus diingat juga bahwa tidak semua panitia bisa menjaga profesionalitas setiap waktu. Kadang-kadang mereka memikirkan kelas mereka dan mencari cara agar kelas mereka menang. Nah, hal seperti itu harus dihindari. Panitia juga  bisa saja kelelahan sewaktu-waktu dengan jadwal semester genap yang padat.

Yap, kira-kira seperti itu Dewa Athena secara singkat. Masalah perasaan, saya  tidak bisa mendeskripsikannya dengan profesional. Sedikit spoiler, Dewa Athena mengajarkan hal-hal yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Bagaimana menjadi tegas, tenang, profesional, interpersonal, dan lain sebagainya. Jadi misalnya, jika kamu, yang membaca ini adalah orang yang punya hubungan dengan terlaksananya Dewa Athena, kamu bisa bersyukur, mungkin acara ini tidak membuat kamu bangga dengan terlaksananya acara ini, tapi acara ini membuat kamu  bisa belajar untuk mengalahkan  apa yang kamu inginkan dan mengataskan profesionalitas.

Salam Dewa Athena VII, Fortes Fortuna Iuvat!

Rant: Paradox Posibility | Shattered Stories



Okay ini either bakal agak berat atau ngebuat aku keliatan bodoh.
Satu poin yang aku pengen tegasin disini adalah "what if"

Sekolah di  SMAN 3 Bandung, jujur  merupakan  sesuatu yang sangat aku suka. Bukan karena judul dari sekolah atau prestasinya. Tapi karena disini aku  belajar. Bagaimana  menyeimbangkan otak dan otot. Otak kanan dan otak kiri. Otak dan hati yang jujur saja aku ga yakin bisa aku dapetin di semua sekolah. Pasalnya, di 3  sih, nilai kamu jelek, bisa kena RMP, salah dikit, SP. Lebih salah lagi? Kontrak ulang. Kalimatnya emang simple tapi praktiknya susah banget.

Lalu, what if aku ga sekolah disini? What if, dulu waktu pendaftaran aku takut dan akhirnya ngambil SMA lain yang batas  NEMnya lebih rendah dari SMA ini. Aku tau SMA itu  bagus dengan event-event besarnya, tapi apa aku bisa sekomitmen ini dengan pelajaran aku di  sekolah?

What if aku sekolah disini tapi aku bukan kelas X-8? Atau aku bukan XI-5? Aku yakin ada beberapa sifat yang beda dari aku sekatang. Aku juga ga bakal ngambil jalan yang sama dengan yang aku ambil sekarang. Aku juga ga bakal punya pemikiran  yang sama dengan aku  sekarang dan aku juga ga bakal bareng sama orang-orang yang aku kenal sekarang.

Atau what if NEM  SMP aku kecil dan saking kecilnya aku ga dapet SMA dan mungkin aku nyari SMA swasta atau bahkan ga sekolah sama sekali? What if aku ga kenal atau ga punya kesempatan buat deket sama orang-orang yang udah ngebantu/ngebuat aku jadi berdiri sendiri? What if dulu aku milih buat bilang engga ke jalan ini? What if aku gamau berubah?

Itu adalah "What if" kecil yang probabilitasnya masih besar dan mungkin terjadi. Tapi bagaimana jika what if itu tidak ada? Bagaimana jika semua itu memang  sudah jalan ceritanya?

Ada satu video games yang selalu menginspirasi aku, judulnya?  "Bioshock Infinite". Secara garis besar plotnya adalah mencoba merubah sejarah. Seorang ilmuan bernama Rosalind Luttece (This Dimention) suatu hari melihat kaca.Saat itu dia menyadari bahwa bayangan kaca itu disaat yang besamaan adalah dia dan bukan dia. Saat itu lah iya mulai  mempelajari fisika. "Quantum Theory". Dia berhasil membawa Robert Luttece yang tidak lain adalah dirinya  "jika" dia terlahir sebagai  laki-laki. Robert hidup dimensi yang berbeda dengan Rosalind. Mereka pun saling membantu membuat alat yang dapat membuat mereka bisa  menjelajahi dimensi lain. Dengan dana yang diberikan oleh Zachary Comstock, mereka sukses menculik bayi  perempuan Booker Dewitt (Tokoh utama pria, seorang oengangguran, veteran perang yang terbelit hutang). Rencana tidak berjalan dengan mulus karena Booker merubah pikirannya dan mencoba kembali merebut anaknya tepat saat Comstock dan Luttece akan melewati  gerbang,  yang membuat bayi itu kehilangan  salah satu ruas jari kelingkingnya dalam batas  antar dimensi. Setelah kejadian itu Comstock makin mendanai project Luttece,  namun alat buatan mereka malah membuat  mereka  terjebak di ruang dan waktu.

Terjebak di ruang dan waktu juga menjadi sebuah  anugerah  dan kutukan. Luttece melihat masa depan hancur karena Comstock mengambil bayi itu. Mereka pun mencoba membenarkan kesalahan yang telah mereka buat dengan cara meminta Booker  Dewitt menyelamatkan Elizabeth, anak Comstock yang dikurung oleh Comstock disebuah menara.

Little did he know, Elizabeth adalah anaknya sendiri. Sebuah fakta unik, Elizabeth  mempunyai sebuah kekuatan untuk membuka tears ke dimensi lain. Elizabeth juga  sangat ingin pergi ke Paris. Booker  Dewitt yang mempunyai tugas untuk membawa Elizabeth ke New York, berbohong dan mengatakan bahwa ia akan membawa Elizabeth ke Paris. Perjalanan tidak mulus apalagi  dengan makhluk semi monster (Bioshock) yang Comstock tugaskan untuk menjaga Elizabeth.

Ditengah-tengah perjalanan Elizabeth  menyadari bahwa pesawat (Air Ballon) yang mereka naiki, telah disetting oleh Booker untuk menuju New York. Elizabeth pun marah dan  sempat kabur sampai akhirnya Booker berhasil mengejarnya  dan berjanji akan membawanya ke Paris.

Sekali lagi, perjalanan mereka terganggu oleh kelompok Revolusi, Vox Populi. Booker diminta untuk mengambil senjata dari seorang Chinese sebagai argo agar mereka bisa keluar dengan damai. Karena tidak punya pilihan, Booker mengikuti perintah Vox Populi dan  mendatangi  rumah Chen Lin. Mereka telat dan ternyata istri Chen Lin (seorang wanita tiongkok tua) mengatakan bahwa Chen Lin telah diculik oleh tentara Comstock dan dibunuh. Di situ lah Elizabeth menyadari kekuatannya untuk berpindah dimensi. Elizabeth dan Booker lalu berpindah dimensi, ke dimensi dimana Chen Lin masih hidup. Tapi ternyata Chen Lin yang mereka temukan adalah Chen Lin yang mengikuti  ajaran Booker.  Chen  Lin yang mempunyai istri seorang wanita ras putih. Dan Chen Lin yang menyadari bahwa  dirinya sudah mati di dimensi  lain.

Sekali lagi mereka berpindah dimensi. Kali ini adalah dimensi dimana Booker adalah seorang pahlawan revolusi yang mendukung vox populi. Sayangnya, di dimensi ini, Booker sudah mati. Cerita berlanjut sampai tiba dimana Daisy, pemimpin Vox  populi mencoba  membunuh anak laki-laki Fink. Elizabeth yang tidak  mempunyai  pilihan  lalu membunuh Lindzey dari  belakang dengan cara menusuknya. Elizabeth yang shock lalu kabur. Mereka kemudian menaiki  pesawat first lady lalu pergi ke paris.

Di perjalanan  lagi-lagi mereka diganggu. Kali ini oleh Songbird. Penjaga, Elizabeth.  Booker yang saat itu terjatuh hampir saja dibunuh oleh Songbird. Tetapi,  Elizabeth  menyerahkan diri dan dibawa oleh  Songbird ke tempat Comstock. Booker pun mencoba mengejarnya tetapi di tengah-tengah perjalanan sebuah tears terbuka dan tiba-tiba jalan menuju rumah Comstock bersalju. Booker  pun bingung mengapa ada salju di bulan Juni tetapi ia mengabaikannya. Ternyata ia dibawa oleh Elizabeth dari 6 bulan setelah kejadian. Dunia sudah terjadi peperangan dan  satu-satunya cara menghentikannya adalah membuat Elizabeth yang ia kenal tidak menjadi seperti Elizabeth yang sekarang.

Booker  pun dikembalikan dan berhasil menyelamatkan Elizabeth. Namun, Elizabeth dipenuhi kemarahan dan kebencian. Ia melupakan tujuannya untuk pergi ke Paris dan ingin membunuh Comstock. Booker pun membuat kesepakatan  bahwa dia lah yang akan membunuh Comstock. Mereka akhirnya pergi ke kediaman Comstock, dimana Comstock memberitahu  Booker bahwa dirinya adalah Comstock dan Elizabeth  adalah anaknya yang diculik oleh (secara teknis) dirinya sendiri beberapa tahun silam.

Elizabeth pun akhirnya memunculkan potensi maksimalnya saat Songbird menghancurkan menara tempat Elizabeth tinggal yang ternyata memancarkan sejenis gelombang yang menahan kekuatannya. Saat menaranya hancur, Elizabeth bisa melihat seluruh kemungkinan.

Ternyata Comstock  adalah hasil dari pilihan Booker saat menerima baptis. Jika ia memilih dibabtis, akan lahir seorangpria baru bernama Zhacarhy Comstock. Jika dia tidak menerima baptis, ia akan hanya menjadi seorang Booker Dewitt, yang  menikah  dan mempunyai anak bernama Anna Dewitt.

Luttece pun ternyata sudah mencoba untuk menghentikan ini sebanyak 122 kali sebelum mencobanya dengan Booker ke 123 ini. Akhirnya, Elizabeth  mengetahui bahwa cara menghentikannya adalah kembali ke awal pilihan. Saat Booker harus memilih saat ia akan dibaptis atau tidak. Booker harus mati  saat itu untuk  mencegah munculnya Comstock dan Elizabeth.

Tapi apakah mereka benar-benar punya pilihan?
Bukankan itu semua hanyalah jalan di hidup mereka?

Aku hanya ingin

Melihat Booker

Menepati janjinya

dan membawa Elizabeth

Ke Paris



Minggu, 28 Juni 2015

Waktu | Shattered Stories

Satu quotes yang entah kenapa masih bisa terus menempel di  pikiranku. "Yet time can be so cruel". Quotes dari sebuah video games Playstation 2 yang mungkin seharusnya sudah dilupakan bertahun-tahun lalu. Tapi, satu  hal yang tidak bisa dibantah dari quotes  ini adalah bahwa, quotes ini  100% benar.

Waktu, sesuatu paling menakutkan yang pernah aku rasakan. Kemarin rasanya aku baru saja menginjakkan kakiku disini. Di SMA ini. Kemarin, dua tahun yang lalu. Aku masuk melalui pintu depan, berjalan sambil  melihat keadaan. "Ini tempat aku bersekolah  nanti?" Jujur saja pandangan pertamaku tentang sekolah ini sudah agak tinggi. Maksudku, "waw sekolah terbaik? apa aku cocok disini?"  Pertanyaan itu terjawab. Bersama dengan berbagai  perasaan yang aku rasakan selama aku sekolah disini. Takut, sedih, senang, marah. Aku bisa bilang sekolah ini sudah mengajarkan  semua perasaan yang aku bisa  ketahui dari manusia. Sayangnya, waktu juga pergi bersama perasaan-perasaan itu. Waktu terus berjalan, banyak hal terduga maupun tak terduga terjadi. Aku bertemu berbagai macam orang, mengenal berbagai  macam sifat, mengetahui berbagai macam ambisi. Hari-hariku penuh dengan cerita. Jujur, aku tidak bisa mengingat semua hari yang aku alami.Satu hal yang aku ingat, hampir tiap minggu ada ulangan dan banyak tugas menumpuk.  Aku ingat,  hari dimana aku dimarahi oleh  guru inggris, atau hari pembagian raport, tapi yang aku inginkan adalah mengulang semuanya.

Aku tidak  ingin  memperbaiki kesalahan yang  aku buat, tidak. Hanya, aku tau,  semakin hari aku semakin  sibuk. Bukan cuma aku, semua  orang. Aku  ingat, saat kita  duduk di bangku  bazaar sampai  sore. Berbicara tentang banyak hal. Tertawa. Tapi itu semua tidak kita dapat lagi  di semester 2, kan? Ketika kita memilih ekskul, berarti  kita memilih  jalan  kesibukan kita  masing-masing. Ditambah lagi dengan organisasi  dan lain sebagainya. Aku tidak  bisa selalu  meluangkan waktuku  untuk bersantai. Malah, terkadang aku menemukan aku  sudah pulang di rumah  malam hari dengan kondisi tubuh kecapaian.Yap, mau bagaimana lagi? Pikirku,  aku sudah memilih  jalan ini. Aku juga tidak  mungkin mundur dan membuang komitmenku.

Sekolah ini mendidikku. Mendidik semua yang  ada di dalamnya arti dari  sebuah "survival". Seiring berjalannya waktu, rasa takutku hilang, berganti dengan  banyak perasaan  lain. Aku tau, mungkin terkadang rasa tidak mau harus berganti menjadi harus mau. Rasa tidak berani menjadi harus berani,  Dan berbagai perasaan lainnya. Terkadang, aku melihat diriku yang dulu.  Apa ya,  kangen? Bukan itu. Hehe

Hidup  manusia itu dinamis, sangat sangat dinamis. Aku mengerti bahwa aku tidak bisa terus bersama teman-temanku. Bahwa suatu saat  aku  akan berpisah dengan mereka. Aku tahu aku tidak bisa melawan waktu. Dan aku tahu melawan waktu hanya akan membuatku terperangkap di dalamnya dan membuang-buang apa yang aku punya sekarang.
Screw you,  you superior ambitious freak-_-

Selasa, 23 Juni 2015

Sorry part 2

Arent this human interaction is wierd? Why do human act like this?

Im posting this because im feeling like shit:(

Sekali lagi, ENFP, bukan tipe yang jago ngeluarin isi emosinya dan aku tau kalo aku ngeluarin somehow pasti salah dan aku gatau kenapa itu terjadi.

ENFP, semakin dia stress semakin dia ngelempar orang orang disekitarnya. Whoa that just mean. Tapi aku ngerasa sering ngelakuin itu, baik secara langsung atau ga langsung. Aku pernah, waktu kelas 10 marah ke salah satu temen aku gara gara dia mau bantu aku dengan luka. Artiloe 2014. Iya emang aku jahat aku tau tapi itu bukan kemauan aku-_- dan semua makin jelek pas kelas 11 semester 2 dimana semua hal makin susah.

You know that condition when your head always contradictive? Bukan antara pikiran sama hati, itu cuma sesuatu yang kamu ga tau apa, tapi selalu ada pro kontra antara semua ide yang kamu pengen.

Selalu ada 2 pikiran yang ga setuju satu sama lain dan mereka bakal terus bertengkar sampe salah satu kalah. Dan itu yang ngebuat semuanya jadi susah dan ngebuat ENFP stress sendiri. Really ENFP ga bakal stress sama semua permasalahan fisik dan orang lain karena itu piece of cake. Like really -_- tapi when its come to myself, semua emosi yang dipendem lalala harus keluaar, iya aku emang bingung.

Intinya aku mau minta maaf sama kalian, temen temen yang kurang aku hargain
Maaf juga chairmate

Sorry

This post is my tribute to all my sensing friend.

Dan kenapa aku ga bilang realist? Soalnya ga semua intuitive idealist kaan. Jadi disini aku bakal lebih bedain sensing sama intuitive.

Mungkin beberapa diantara kaliam nyadar aku jarang cerita atau apapun ke kalian. Sebenernya itu bukan gara gara aku ga percaya sama kalian atau gimana. Aku cuma ga bisa cocok sama feedback yang kalian kasih

"Ewh youre so selfish"
NOPE! ENFP, secara natural tuh tipe yang keras kepala dan pendebat juga overthinking dan sensitive. Tapi ENFP ga pernah atau jarang ngeliatin itu, jadi ENFP keliatan kaya tipe yang selalu senang. Waw. Kecuali ya untuk ENFP yang lagi stress atau gimana. Dan gara gara sifat itu, ENFP suka kesusahan untuk ngeluarin apa yang ada di dalem mereka -walaupun mereka super super pengen-

Sensing itu literal. Dimana kalian liat yang ada. Dan apa yang aku ga bisa keluarin itu ga bisa kalian liat semuanya. Jadi aku ga pernah bisa full 100% ngeluarin apa yang harusnya emang di keluarin sebelum itu meledak. Selain itu, kalian bakal kecapean dengan masalah ENFP. Aku ga kaya kalian yang bisa let it go bro. Aku tipe overthinking yang emang semuanya harus disettle. Setiap sensing, aku bisa liat kalian mikir "kenapa kamu mikirin itu itu ga penting blablabla". Iya ok emang Aku sering mikirin hal hal ga penting yang kalian ga pernah mikirin. Aku bukan pemikir kongkret yang bisa mikirin apa yang aku harus mikirin. Aku mikirin semua hal bahkan cara kamu jalan. *im looking at you my fellow sensing friend*

Ok balik lagi
Kalo aku cerita masalah ke orang, aku butuh real feedback aku butuh orang yang lebih keras kepala dari aku yang bilang "pet, maneh harus kaya gini." Bener bener butuh orang tegas yang mau bantu aku brainstorming. Maaf kalo ini offensive.

Selasa, 09 Juni 2015

No Just Kidding

Actually, aku pengen ngomongin prinsip kelas 12 disini, jadi kamu bisa ngeevaluasi diri kamh sendiri, future me. Since si terms and conditions ga bisa dipake segampang kelas 11. Jadi, kelas 12 mau ga mau kamu harus belajar. Kamu males tau gaa-_- padahal kamu bisa dapet nilai lebih gede dari sekarang kalo kamu ga terlalu males. Jadi gini rencananya. Kamu harus ngerjain semua pr dari bimbel dan sekolah dan jadi kuncen di bimbel. Kamu ga boleh males atau malu soalnya kalo kamu ngelakuin 2 hal itu kamu semakin jauh dari coincidence plan yang udah kamu buat.

Here's the deal:
1. Kamu boleh nonton youtube atau apapun yang kamu suka sepuasnya asal semua pr kamu beres

2. Kalo kamu jenuh atau cape, inget kenapa kamu milih jalan ini, inget kalo kamu yang bisa ngesettle future kamu dan inget kalo kamu mau keluar dari sistem

3. Kamu boleh milih 24 jam khusus anti social annual activities buat main bioshock atau apapun tapi inget cuma 24 jam dalam 1 taun

4. Keep in touch with your friend. Especially adik kelas sama aksel 13!   Sebagai orang yang tau keadaan mereka kamu harus support mereka terus. Kasian mereka:( kamu juga ga boleh keasikan sama dunia sendiri

5. Jangan lupa makan! Kamu mau mati atau sukses?:(

6. Jangan takut naik motor lagi. Seriously tough ini cuma kecelakaan gara gara bad coincidence bukan kamu ga jago

7. Jangan mikirin dulu belajar yang lain. I know i know pshycology phostoshop and adobe are cool and shit but you dont need it in time

8. Keep focus (you know what i mean beside...). Ga usah mikirin UN mikirinnya SBMPTN

9. Would you kindly <-- nih some motivasi

10. OH IYA KAMU HARUS BANYAK NULIS ATAU GAMBAR ATAU APAPUN LAAH TENTANG MOTIVASI KAMUU BIAR GA LUPAA DAN GA SALAH JALAAAN

SEE YOU ON TOP, FUTURE ME

Last

This is will be my last post of grade eleven me. And as you wish future me, i will recap every moment so that you wont forget some of your memory

Mulai dari turbud aja deh yaa. 23 April sampe 7 hari ke depan. Di bali. Not much here kecuali pas makrab angkatan. Kamu pundung gara gara sesuatu haha tapi ada moment dimana kamu terharu pas orang orang tepuk tangan di akhir video angkatan. Tapi still kamu pundung sampe besok malemnya haha! Baladewa juga sering lucu kok walaupun yaa ga sekompak beberapa kelas tapi aku lumayan enjoy. Paling sedih tuh kalo udah beda kloter:(

Turbud beres dan lanjut ke minggu minggu libur dan minggu gercep ulangan dimana sehari bisa 2-3 ulangan dan itu mafiki. Angkatan atas dan aksel UN terus banyak rapat proker.

9 Mei 2015 hari itu final dewa athena sama paman gober. Wih parah cape bangeet. Apalagi pas paman gober kamu tiba tiba jadi lapangan ditambah danlap pas dewa athena. Terus ada yang sesak napas dan kecapean dan ada yang pas bagian marah marahnya (pas kamu jadi wasit dodgeball). It ended with nostalgia. Ternyata kamu masih belum bisa ngerubah sejarah ya. Juara 2 it is wkwk.

Dilanjut sama minggu TNL dimama kamu jadi fasil dan ngefasilitasiin kelompok 1. Sayangnya fasul lain jarang dateng jadi kamu harus nungguin mereka sendiri. Its funny tough berakhir dengan gosip. Disisi lain kamu ngebuat misi escort red mission lagi buat adik kelas anti konspirasi. You made difference, past me!

TNL lanjut sampe akhir mei dan disini cerita lucunya. H-2 uas kamu tabrakan dan ngebuat tulang paha kamu patah-_- itu lucu soalnya kamu harus diem berminggu minggu di kasur dan it actually bored tough. Really hell of boredoom (and here i am still in my bed) kamu belum uas sampe sekarang-_-

Kamis, 28 Mei 2015

Really

Ever thought someone can tell you the most deepest secret about you?

Dari hari itu, dari hari dimana ada pembicaraan itu, jujur aku jadi bingung sama diri aku sendiri? Idk maybe i just need your help? But somehow idk what to say? Really you need to settle thing that you brought to me. It never mean to me to fix myself. It never mean to anyone.

So, would you kindly help me once again? We dont have much time left.

Selasa, 14 April 2015

Infinite Loop

Hey masih inget Bioshock Infinite gaa? Kalo inget, kamu pasti tau yang namanya infinite loop

"Booker thought he had a choice"

Hal yang terjadi berulang-ulang yanpa henti. Infinite loop. Yaa sebenernya aku mau ngasih tau lagi, future me, tentang fenomena infinite loop ini.

Manusia itu dinamis. Mereka berubah bahkan ketika mereka tidak menyadarinya. Gaya, cara berbicara, sampai berat badan, hal-hal kecil itu berubah. Aku juga tau aku pernah ngomong kaya gini, tapi aku tau gaya bahasa. Tapi yang aku mau kasih tau sekarang,

You didnt change. You never change. At all. Coba liat pos pertama sampe sekarang. Ga ada yang berubah, semuanya masih sama. Masalah kamu dan cara kamu menyeleseikan masalah itu masih sama. Dari dulu kamu ga pernah berubah. Haha congrat you won over time. But then again, sometime you just need to let time win.

Nah aku ga mau kamu terus-teursan ada di infinite loop ini, jadi sekarang aku mau ngingetin masalah kamu dari dulu sampe sekarang apa ajaa:

PRIDE
Pride kamu fortunately and unfortunately besar banget. Kadang kadang kamu bisa lupa sama strategi kalo kamu kebawa emosi pride. 1 mei 2014 itu buktinya. Tapi kamu harus inget kalo ada yang lebih berharga daripada pride, friendship. Aku ga tau kamu percaya ini atau engga, tapi aku dan jelas-jelas kamu pernah ngalamin ini. Futsal yang nentuin, dimana ambisi kamu terlalu besar. Saat itu kamu ngelawan rival dan kamu kebawa emosi. Tapi si rival engga tuh dan malah bilang kalo dia ga suka menang kebetulan. Hm thanks

INTROVERT TIME
ya kamu tau aku tau kamu tau aku tau kamu ambivert. Tapi yang salah adalah kamu ga bisa nahan sisi introvert buat ngambil alih. Kalo timingnya bagus sih ga apa apa, tapi kalo timingnya pas lagi rapat? Ga lucu banget kaan :(

Which remind me... Minggu depan aku ke bali. Sedikit nervous soalnya itu berarti 7 hari tanpa rufio (nama laptop kamu kalo kamu lupa) dan bersama dengan 300an orang di Bali. Doain aku semoga sisi introvert aku ga muncul di waktu yang salah ._. Btw aku bakal nulis jurnal selama disitu.

YOU ALWAYS FIGHT TIME
Really just let things go

BUT THEN AGAIN YOU ALWAYS FORGET
Despite your will to fight time, you always let time make you forget your memory, the important one. You always make memory make your feeling fade away. Hmp

USE YOUR FEELING PLEASE
Make logika terlalu banyak ga baik buat mental kamu. Actually. Kadang-kadang ikutin apa kata hati kamu. Soalnya hati kamu, whats make you human...

Selasa, 24 Maret 2015

Suara Pelajar Debat SMAN 3 Bandung | Shattered Stories

Kali ini giliran saya untuk berkontribusi untuk ekskul merah ini. SPeD 3 ini satu - satunya ekskul yang dibawahai oleh Seksie 5, Pembinaan Demokrasi, HAM, Pendidikan Politik, Lingkungan Hidup, Kepekaan dan Toleransi Sosial  di OSIS SMAN 3 Bandung. Hal pertama yang saya pikirkan adalah "Kenapa?" Bukannya SPeD itu ekskul  berbicara saja? Lagipula yang saya lihat seksie 5 itu seksie yang membina warga tiga. Sekilas saya berpikir, "oh mungkin ekskul ini dapat menyalurkan pembinaan demokrasi  dan kawan-kawannya". Ya sekilas. Jika dilihat lebih teliti, sie 5 memiliki beberapa program kerja yang  berhubungan dengan kaderisasi. Bagaimana cara mendidik seseorang. Nah, itu lah yang saya dapatkan di SPeD 3 ini.

SPeD  terkenal dalam SMAN 3 sendiri karena mempunyai Radio Sekolah Tiga, dan jaket merahnya yang menunjukkan keberanian anggotanya dalam  berbicara. Di luarpun SPeD beberapa kali memenangkan  lomba  debat antar  SMA. Tapi yang unik dari SPeD angkatan  kami,  SPeD 2016, kami  adalah  angkatan yang mempunyai  divisi baru.  Bila sebelumnya SPeD hanya mempunyai  3  divisi yaitu  debat, rasta dan organizer,  angkatan kami mempunyai  4 divisi. Satu divisi yang baru itu adalah  public speaking. Selain itu, angkatan kami juga adalah angkatan  pertama yang mengadakan Trial agar anak-anak  3 yang baru masuk dapat  merasakan menjadi  anggota  SPeD sementara.

Tapi, lebih dari itu

SPeD itu  tempat,  rumah, baskom (?)  dimana saya kenal dengan orang-orang  hebat. Bukan  hanya hebat dalam  pelajaran atau cara berbicara saja. Tetapi  hebat dalam  berpikir,  dalam  menyelesaikan  masalah, hebat dalam bertindak, dan  berani. Mereka yang benar-benar merah, tetapi juga  mempunyai pikiran yang menarik. Bersama mereka, saya berdiskusi tentang banyak hal (walaupun cuma gossip). Such a brainstorming. Berdiskusi itu membuat saya  makin memperluas peta mental dan perspektif yang saya punya. Dari sisi pro, dari sisi kontra, maupun sisi-sisi  lain. Yang jelas,  tidak ada bagian yang tidak menguntungkan dari berbicara dengan  anak-anak SPeD ini.

Yang terpenting

Syal.  Untuk saya, syal  SPeD adalah hal paling berharga dalam dunia perekskulan di SMAN 3 Bandung ini. Mengapa? Karena 379 hari yang lalu saya berjuang untuk mendapatkan syal ini.  Saya berjuang bersama 38 teman-teman saya. Di situ saya  mengenal orang-orang yang sekarang saya  kenal dengan




Keluarga  SPeD 2016


TTD

Nissa Febriani / Pet
Divisi Debat
SPeD  2016

Jumat, 09 Januari 2015

ENFP Confession: My Dark Side | Shattered Stories

Orang yang peduli dengan orang lain, perhatian dan friendly eh? Itu aku. ENFP. Aku sangat bangga menjadi ENFP dan tidak ada orang yang bisa mengubahnya. Kenapa? Karena aku bisa merasakan emosi seseorang dan hal-hal yang tidak  dapat dia ucapkan bukan hanya sekilas, tapi aku benar-benar tahu dan aku bisa memanfaatkannya.

Jangan buat ENFP marah. ENFP punya kemampuan untuk membaca pikiranmu dan memprediksi apa yang akan kau lakukan atau katakan. Sehingga kami bisa menjawab ucapanmu dengan fckn best answer you've ever known dan aku bisa memanfaatkannya untuk  hasil yang aku inginkan. Menghancurkan perasaanmu bukanlah masalah besar bagiku karena aku tahu semua tentang hal personalmu.

Kemampuan untuk membaca emosi membuat orang-orang percaya kepadaku. Tentu aku akan menghargai itu dan berusaha mempercayaimu. Tetapi ketika kau menghancurkan kepercayaan dan kepercayaanku. Say goodbye to your good name karena aku bisa memainkan emosimu dan membuka siapa sebenernya dirimu.

Aku tidak berpikir picik, aku menikmati hidupku dan tidak menusuk teman-temanku dari belakang, ataupun dari arah arah lainnya. Ya, "temanku". Dan kamu harus hati-hati dan tahu apakah kau benar-benar temanku atau bukan.

Aku bisa tahu saat seseorang mengambil keuntungan dariku. Pada awalnya aku akan membantu. Dengan begitu aku bisa mengetahui respon akhir dari orang itu setelah aku membantu. Aku

Aku ahli persuasif. Mungkin aku bukan public speaker yang baik. Tapi sekali seseorang berbicara dengan ENFP, baik hal-hal logis atau hal-hal yang berhubungan dengan emosi, they will find me awesome. dan aku bisa jamin itu.

Aku bisa dengan mudah mendapatkan kepercayaan orang orang karena aku membantu dengan sangat tulus dan tidak meminta balasan, hanya penghargaan atau setidaknya terimakasih. Itu akan sangat-sangat berharga bagiku. Saat aku membantu, aku tidak memikirkan apapun diluar itu. Tapi, jangan mengkritisi bantuan yang aku berikan karena itu artinya kau tidak menghargaiku dan kau akan mendapatkan akibatnya suatu hari nanti.

Dibalik seorang yang adventurous dan fuzzy sepertiku, aku bisa dibilang munafik. Walaupun bukan munafiklah kata yang benar. Aku tidak bermuka banyak. Aku hanya memperlakukan setiap orang sama seperti mereka memperlakukan aku.

Aku tahu banyak hal. Lebih banyak dari yang kalian pikirkan. Aku dengan tipe perceiving dapat menerima banyak informasi dan menyambungkan informasi itu menjadi sebuah rantai peristiwa yang konkrit. Not to say, aku bisa dengan mudah mengimprovisasikan informasi itu dengan kata-kataku sehingga membuat rantai peristiwa itu seperti yang aku inginkan dan, orang orang percaya. And the best part is... aku tidak berbohong.

Aku. Bisa. Tahu. maksud dari setiap perbuatan kalian. Bahkan aku bisa membaca  maksud kalian hanya dengan melihat mata kalian  saja. Jadi jangan coba-coba untuk memanfaatkan aku kecuali jika kalian penasaran dengan apa yang aku siapkan dibelakang punggungku.

Jika aku marah

Mungkin aku akan  sesekali memarahimu langsung ketika emosiku tidak terkontrol, tapi seharusnya kalian bersyukur jika aku HANYA melakukan itu. Pada saat aku sangat marah, aku akan membiarkan kalian, aku akan menyusun rencanaku untuk membalaskan dendam. Mungkin aku sangat-sangat pemaaf namun ketika aku sudah menyiapkan rencana RSEku, goodluck on surviving haha.

Aku akan melakukan rencanaku segentle INFJ dan secerdas INTJ, kau bahkan tidak akan tahu apa yang akan kau dapat karena ini akan seperti pedang, halus  tetapi menusuk.

Selasa, 30 Desember 2014

Thought on: INTJ from the eyes ENFP -Updated | Shattered Stories


Okay ngeliat gambar di atas, sangat terlihat bond ENFP dan INTJ tuh unik, super unik. Nah disini aku sebagai ENFP bisa membuktikan bahwa gambar di atas adalah gambaran paling cocok untuk menggambarkan "Gimana sih pandangan ENFP ke INTJ". 1 Tahun aku belajar MBTI, dan ternyata punya bakat juga untuk membaca sifat orang. Pertamanya sih aku hanya bisa membaca sifat seperti sanguinis, koleris dan teman-temannya, tapi semakin kesini, sepertinya aku memang punya sedikit bakat untuk membaca orang dari matanya.

Yaa okay mungkin aku tidak membaca dari matanya juga karena aku ngebaca MBTI mereka dari analisis gimana mereka mikir. Tapi untuk ngebaca apakah orang itu INTJ atau bukan, itu bisa diliat dari matanya. Mata orang yang berpikir, mata yang  terlihat tidak peduli tetapi menyimpan banyak pikiran. Misterius dan memberi tantangan untuk dibuka dan dibaca isinya. Orang-orang menyebut INTJ sebagai mastermind / scientist, itu karena mereka cerdas. Bukan diliat dari cerdas matematika atau pelajaran lainnya. Tapi mereka sangat ahli berstrategi. Selain itu hanya ada 2-4 % populasi INTJ di dunia. Memang ra seeksklusif INFJ yang cuma 1 % dan ada juga ENFP yang populasinya 5 %. Tapi, sifat INTJ membuat mereka menjadi orang yang  sangat-sangat misterius dan  keren, khususnya di mata ENFP. Wiih. Kenapa INTJ sangat special untuk ENFP? Simply karena INTJ memiliki 3 kepribadian yang berbeda dengan ENFP. INTJ memiliki apa yang ENFP butuhkan dan ENFP yaaa bisa ngasih saran kalo INTJ ga mau ngeluarin emosinya.

INTJ, di mata aku, adalah orang yang mempunyai pemikiran yang genius dan misterius mereka ga mau tampil dan lebih milih kerja dibalik layar, tapi itu yang ngebuat mereka mempunyai kekuatan di segala situasi yang membuat mereka keliatan hebat. Mereka tenang dalam menghadapi masalah mereka tapi juga..., tiis, super super tiis-_- TAPI dibalik tiisnya mereka ini, mereka sangat perhatian dengan temannya. Mereka hanya jarang mengeluarkan emosi mereka. Karena menurut mereka mengeluarkan emosi itu lemah. Tapi mereka tetap manusia yang punya emosi dan emosi itu keluar, saat mereka inginkan. Jujur, itu yang menarik ENFP, sikap mereka yang supercomplicated + kegeniusan mereka bukan hanya dalam teori tetapi juga dalam berbicara. Mereka pintar memilih diksi, kapan harus mengambil napas dan kapan harus menaikturunkan nada mereka. Mereka... simply perfect untuk ENFP.

Dengan ide dan pemikiran  mereka, juga dengan cara penyampaian yang cerdas, mereka membuat ENFP lagi-lagi tertarik. ENFP yaa setidaknya ingin mengganggu tipe INTJ ini karena INTJ yang misterius  bisa membuat ENFP tidak pernah bosan. ENFP akan berusaha membuka pintu pikiran INTJ dan semakin banyak pintu yang terbuka, semakin banyak hal untuk dilihat ENFP.Magical Mystery Land!!!! Isi pikiran INTJ tidak begitu mudah ditebak. Mereka logical dan berbeda dengan ENFP yang menggunakan feeling di atas thinking membuat ENFP mendapatkan perspektif baru dalam berpikir yang memang keren.

Actually, ENFP bukan tipe yang bisa menghandle stress dengan baik. Beberapa bulan kebelakang, aku stress dengan suatu tugas danus yang harus mengumpulkan uang 11 juta  dan aku dengan 4 rekan kerjaku hanya punya waktu beberapa hari lagi dan disaat itu, aku adalah ketua dari sebuah acaradan acara itu pada saat itu tidak berjalan baik. there's some who are looking for me. and guess what personality they have? INTJ. Yaa aku jujur aja, emm terkejut. Waw seorang INTJ mau ngebantu aku, waw INTJ yang ga bakal ngebuang waktu mereka yangberharga. Tapi INTJ yang ini percaya sama kepemimpinan aku. Hmp that's mean a lot. Padahal, waktu itu dia ada bimbel pada jam itu tapi dia masih mau ngedengerin curhatan aku. 

Curhatan? Bukan. Kita debat. INTJ itu keras kepala. Aku tipe orang yang harus didebatin sampe aku bener-bener ga bisa nyangkal lagi. INTJ itu, tulus ngebantu orang walaupun nyangkal orang yang mereka bantu atau bahkan sampai ngedebatin ideologi orang itu perlu. Kita ngabisin debat itu sampai benar-benar aku mempunyai prinsip baru. Prinsip yang sangat membantu yang aku pake sampai  sekarang. Prinsip yang  bener-bener "Itu buat aku, dan itu punya aku" yang seringsave my **s all the time. 

Jadi aku punya teman, dia INTJ perempuan. Yap tipe paling rare buat perempuan. Sebagai tipe dengan  fungsi pertama Ni, mereka bisa dibilang  intuively bisa tau banyak hal.  I mean, come on, mereka tau hal yang seharusny cuma  aku yang ngerti :( woaw bro. So cool yet so scary. ENFP adalah tipe yang jarang bisa dibaca. Orang-orang selalu salah melihat apa yang aku  inginkan. Tapi, INTJ bisa  tau  apa yang ingin aku dengar dan mengatakannya.

Another thing about ENFP INTJ relation, ENFP, sering merasa bahwa INTJ mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki oleh ENFP. Ya, memang secara streotype, ENFP sering dikatakan sebagai orang yang ceria, penuh fantasi,  kreatifitas dan lain sebagainya. Tapi hal tersebut membuat ENFP sering tidak  dianggap serius oleh orang-orang. Itu berbalik dengan  INTJ yang terkadang dianggap terlalu serius. Jadi,  ENFP ingin mempelajari sifat itu.



Yaa jadii conclusion dari post kali ini...



You don't get INTJ, you earn they trust and they got your back! Thanks INTJ!
Like you said "That means a lot!"

Rabu, 24 Desember 2014

Kenapa Aku Ingin Anjing | Shattered Stories








Aku orang yang tertutup sejak kecil, aku jauh dari orang tuaku dan aku selalu melakukan apapun sendiri. Pada awalnya aku ga terlalu mikirin hal itu. Who cares? Tapi, semakin aku tumbuh besar, semakin aku menjalani kehidupan SMA, aku sadar, aku ga punya seseorang yang menganggapku benar-benar teman. Aku ga punya teman dekat. Gatau kenapa aku sangat sangat out of language semua orang. Dan ketika ada seseorang yang istilahnya same-language sama aku juga, jarak selalu jadi masalah. Jadwal yang beda, ngebuat waktu luang kita juga beda dan aku ga bisa selalu ganggu temen-temen aku dan sebaliknya. 

Kata orang-orang masalah yang dipendem bisa meledak, dan aku kayaknya itu emang bener. "Kamu berubah" atau "Kamu keliatan kaya yang nahan sesuatu" itu kata-kata yang aku denger bukan cuma dari 1 atau 2 orang. Jujur aja aku ga suka sama berubahnya aku kaya gitu. Aku nahan marah, kesel udah dari beberapa bulan yang lalu. Dimana pas itu, aku bener-bener ditusuk dari belakang sama orang yang aku percaya bukan cuma FCKN ONCE dan ketika aku ingin cerita ke seseorang, aku ga tau mau gimana. Orang-orang sering ga nganggep aku serius dan itu yang ngebuat aku bingung karena emang ga mungkin aku tiba-tiba marah ke dia. Aku tau emang hidup aku ga keren soalnya aku cuma gamergeek yang emang ga punya interest yang sama kaya orang lain. Aku juga ga pernah maksaininterest aku ke orang lain. Tapi mungkin itu yang ngebuat aku tertutup. 

Teman?

Kenapa aku butuh anjing? Aku cuma butuh pendengar, yang nerima aku, apa adanya.
Because even though I was colossal loser, you loved me all the same.

Jumat, 01 Agustus 2014

Rant: Pemimpin untuk Indonesia? | Shattered Stories

Pemimpin adalah orang yang mengerti perasaan orang-orang yang dipimpinnya. Untuk menyelesaikan permasalahan di negeri ini, tidak ada alasan untuk seorang pemimpin untuk menjadi pemimpin yang tegas ataupun yang merakyat, ketika semua sikap itu tidak membuatnya mengerti tentang keinginan rakyatnya. Rakyat ingin kebijakan? Tidak, yang rakyat inginkan adalah seseorang yang bisa membuat mereka lebih baik. Rakyat ingin seorang pemimpin yang dapat menerima aspirasi mereka. Rakyat ingin seorang pemimpin yang jujur. Rakyat ingin seorang pemimpin yang amanah, yang cerdas, yang bisa membuat kehidupan mereka menjadi makmur, sementara terkadang mereke sendiri tidak berbuat apapun untuk memperbaiki kehidupan mereka. Sedangkan apakah pemimpin seperti itu benar-benar ada? Tidak.

Bahasa kasarnya, kepemimpinan itu hanyalah “bagaimana membuat orang yang dipimpin mau mengikuti jalan pemimpinnya”. Pemimpin yang “baik” adalah pemimpin yang lihai mempermainkan perasaan orang-orang yang dipimpinnya untuk mencapai tujuan yang ia anggap benar. Pemimpin yang baik adalah orang yang bisa meluruskan pemikiran orang yang dipimpinnya menuju tujuan yang ia anggap benar. Kenapa saya bilang “anggap benar” disini? Karena kebenaran itu relatif untuk manusia. Kebenaran hanya milik Allah SWT dan tidak ada manusia yang bisa mempunyai kebenaran sempurna. Bukan berarti kepemimpinan itu jahat, masih banyak ratusan bahkan ribuan quotes yang menunjukan bahwa kepemimpinan adalah sesuatu yang baik. Bahasa bisa menjadi sangat kejam bahkan dapat membuat sesuatu yang benar menjadi terlihat salah.

Ketika seseorang menjadi pemimpin dan dia tidak bisa mengerti perasaan yang dipimpinnya, tidak bisa merangkul dan membawa mereka pada sebuah tujuan, hanya bisa berkoar atau  malah dia yang melakukan pekerjaan orang-orang yang dipimpinnya, pemimpin itu akan dicap buruk. Mana mau orang disuruh terus – menerus? Tegas? Bukan, pemimpin seperti itu hanya akan menjadi pemimpin yang dilihat sebagai diktator, pemimpin yang egois, yang otoriter, yang terkesan tidak pernah melihat ke bawah dan membuat semua orang yang dipimpinnya membencinya.  Pemimpin yang melakukan pekerjaan yang dipimpinnya? Kalau begitu apa bedanya dia dengan orang yang dipimpinnya? Pemimpin seharusnya menjadi pembimbing bukan orang multitasking. Bukan berarti pemimpin tidak boleh tegas dan membantu pekerjaan yang dipimpinnya. Tapi melakukan dua hal tersebut, tanpa membicarakan dan mengerti permasalahan yang ada dimata rakyat tidak akan membuat pemimpin itu lebih baik.

Cukup tentang sifat yang harus pemimpin punya. Jika dilihat pada kehidupan nyata, Indonesia sekarang telah menjadi negeri yang cukup bodoh. Ketika Indonesia mengirimkan TKI karena mereka tidak memiliki lapangan kerja, orang-orang asing mencuri sumber daya alam dan bahkan manusianya. Asing telah sukses membuat orang-orang Indonesia berpikir bahwa Indonesia tidak akan memberi hal baik pada mereka sehingga orang-orang pintar Indonesia itu bekerja pada orang asing. Dengan bisikan-bisikan mereka, asing menakuti orang-orang Indonesia. Memberitahu bahwa teknologi Indonesia sangat kurang, dan Indonesia menjadi ketakutan, dan terbiasa dengan hal tersebut sehingga manja dengan teknologi asing. Padahal semua orang tahu bahwa Indonesia bisa bangkit. Kita tidak butuh asing sebagai penggerak sumber daya, yang nanti akhirnya sumber daya kita menjadi milik mereka. Malah mereka membuat kita tenggelam dan makin tenggelam dalam hutang kepada mereka, kepada bank dunia, kepada Amerika. Jadi pemimpin seperti apa yang cocok untuk memimpin Indonesia saat ini? Pemimpin yang bisa meyakinkan rakyatnya bahwa Indonesia bisa bangkit tanpa bantuan asing. Indonesia bisa bangkit ketika kita mandiri. Indonesia bisa bangkit ketika kita disiplin, ketika kita mematuhi waktu dan menghilangkan “jam Indonesia” yang bisa terlambat  sampai satu jam. Pemimpin yang cerdas dan tidak mau diperdaya oleh asing. Pemimpin yang berani untuk melawan orang-orang asing.

Kita pernah punya pemimpin seperti itu, Soekarno dan B.J. Habibie. Tapi apa? Kita tidak mengahargai mereka. Soekrano berhasil meyakinkan rakyat agar Indonesia bisa terbebas dari penjajahan. Ia berhasil, Indonesia sangat ditakuti bahkan oleh Amerika. Tapi apa? Ketika Soekarno sakit dan disingkirkan, yang katanya Soekarno diberi racun kemudian sakit dan dirawat oleh Soeharto, dirawat oleh dokter hewan yang disuruh oleh Soeharto lebih tepatnya, yang disekap disebuah tempat terpencil dengan peralatan seadanya, dimana bahkan sanak saudaranya tidak boleh menjenguk, kita hanya diam. Kita hanya diam dan membiarkan Soeharto menjadi pemimpin dengan total kekayaan korupsi 5 miliar USD. Sama seperti Habibie yang lebih dihargai oleh asing dan bahkan diberi stensel pasif, tapi ternyata, ia lebih cinta dengan Indonesia dibanding dengan asing. Jadi pemimpin seperti apa yang cocok untuk memimpin Indonesia saat ini? Pemimpin yang lebih mementingkan negara diatas kepentingannya sendiri. Pemimpin yang peduli dengan nasib orang-orang yang dipimpinnya. Pemimpin yang bisa membuka hati nurani orang-orang yang dipimpinnya.


Indonesia tidak bisa terus seperti ini. Kita dimanjakan dengan produk asing dan dibuat takut dengan teknologi sendiri. Karena itu Indonesia butuh pemimpin, pemimpin yang ingin menggerakkan Indonesia, bukan menyejahterakan dirinya sendiri.

Kamis, 31 Juli 2014

Rant: Journey | Shattered Stories




Kamu tau? Mereka sering memanggilku tidak punya kerjaan karena aku bermain video games, karena mereka tidak tahu, bahwa untukku, video games memberi banyak hal. Video games mengajari cara hidup, secara fisik dan emosional. Video games memberiku, kemampuan berpikir dan merasakan berbagai suasana. Berpikir lebih terbuka, berpikir lebih tajam, berpikir dengan sudut pandang berbeda, berpikir dengan melihat kemungkinan yang ada.




Journey, salah satu video games yang aku jadikan judul untuk post ini, journey ini adalah ceritaku, ceritaku hidup di berbagai dunia, ceritaku hidup melewati  berbagai masalah, melewati berbagai cerita, bertemu banyak karakter, menghadapi berbagai monster, dan  bahkan menyelamatkan hidup orang lain.


Aku pernah, memilih untuk menyakiti jariku agar bisa  mendapatkan kode untuk menyelamatkan shaun, kebingungan untuk memilih sikap apa yang seharusnya aku lakukan saat diminta untuk membunuh orang demi kepingan kode itu, tapi akhirnya aku menemukan caraku sendiri. Melewati berbagai rintangan, menyelakan nyawa sendiri dan dituduh sebagai pembunuh. Ya aku tau  rasanya. -Heavy Rain

Aku pernah menjadi seseorang dimasa depan, seseorang yang hidup dimasa dimana semua orang memiliki chip agar tidak melupakan ingatannya, dan aku, menjadi orang yang dapat mencuri ingatan orang lain, bahkan menggantinya dengan ingatan yang aku inginkan. Tapi aku tidak menginginkan hal itu, dibantu dengan temanku, aku berusaha menghancurkan perusahaan pembuat chip tersebut, yang pemiliknya ternyata adalah orang tuaku. - Remember Me

 Aku pernah, menjadi seorang gambler, yang terjebak hutang dan mau melakukan apapun agar mendapat  bayaran. Dan, suatu hari, aku menerima tawaran pria itu, yang memintaku untuk menjemput seorang wanita muda. Awalnya aku hanya mengikuti alurnya, tapi ternyata aku adalah tokoh utama dalam sejarah, aku tahu bahwa pilihanku menentukan sejarah, dan aku sadar, aku tak punya pilihan. - Bioshock Infinite





Dan masih banyak cerita lain, aku senang menjadi seperti ini, aku senang hidup dimana pun dan dengan cerita apapun, dan tolong, jangan rendahkan video games karena


Mereka lah yang membuatku hidup




Selasa, 29 Juli 2014

Rant: Remember that day? | Shattered Stories

Ingat hari itu? Aku tau kamu lupa, hari itu, cerita tentang masalah besar yang kamu punya, masalah yang kamu coba pendam, masalah yang kamu coba simpan, masalah yang kamu coba kalahkan? Masalah yang kamu coba anggap tidak ada? Aku ingat, aku ingat semuanya, tanggalnya, obrolannya dan sikap kamu saat itu. Bahkan saat kamu lupa bahwa aku adalah orang yang tahu, saat kamu mengeluh tentang hal itu kepada orang-orang, aku hanya bisa melihat dari jauh.... Menyemangati dari jauh

Bahkan, kalau aku boleh egois, aku akan mengatakannya, aku akan mengatakannya tepat di depan mukamu, aku akan mengatakan bahwa kamu harusnya berterimakasih. Karena apa? Karena kamu sekarang, kamu seperti ini, kamu mengeluarkan semua bakat kamu, karena siapa? Karena aku! Siapa yang membuat mental kamu seperti ini kalau bukan aku? Siapa yang menyuruh kamu untuk berusaha waktu itu kalau bukan aku? Siapa yang memaksamu untuk bekerja keras saat itu kalau bukan aku? Semuanya aku, dan aku dapat apa? GA ADA, AKU TIDAK DAPAT APA-APA, AKU HANYA DAPAT PIKIRAN NEGATIF DARI KAMU SEKARANG

Kamu lupa, kamu lupa semua yang pernah terjadi, kamu terlalu sibuk melihat ke depan dan melupakan aku yang berada di belakang, kamu lupa aku yang selalu menjadi back-up kamu, KAMU LUPA... sekarang kamu hanya melihat aku dari satu sisi... iya, sekarang aku tau kenapa aku menyebut kamu mempunyai sifat buruk itu... karena kamu terlalu cepat melupakan orang lain...

Tapi kamu tau apa? Aku menunggu kesempatan itu, aku mengunggu kesempatan dimana aku bisa menunjukan, kalau aku tidak pernah berubah, aku sama, dengan aku pada hari itu, mungkin aku bodoh, tapi, aku tidak pernah berubah

I just need that one last chance, and i'll change anything

-LPP-


Kamis, 26 Juni 2014

Rant: Heavy Rain | Shattered Stories

Heavy Rain, nama games yang terkenal sekaligus cara kamu buat ngedeskripsiin gimana diri kamu. Bukan aku yang bilang yaa, emang sih ga disebut secara lisan "heavy rain" sama kamu juga tapi, kamu bilang kamu heavy rain. Dan emang itu pas.

20 Juni, mungkin jadi tanggal terakhir kamu untuk ngebuat masalah ditahun ini. Yap, kalo dihitung-hitung diantara temen seangkatan aku, kamu, orang yang paling ngebuat masalah, tanpa kamu sadari. Tapi anehnya gara gara "I owe you once" aku ga bisa marah sama kamu dan kamu jadi punya spesialitas, kamu bisa minta literally everything dan pasti aku usahain. Masalahnya aku ga bisa marah dan aku juga ga bisa nolak. Sebenernya kamu ga jahat. Masalahnya cuma, setiap aku bareng kamu, ada bad  coincidence dan walaupun aku tau bakal ada bad coincidence, aku tetep main bareng kamu.

Kamu tau pas malem itu, kamu line aku jam 23:26 untuk minjem barang dan yap, aku nyari barang itu kaya  aku yang butuh  barang itu, dan pas aku nyadar barang itu ga ada, aku langsung ngeline semua orang yang mungkin punya barang itu, jam setengah 12 malem, buat cuma minjemin barang itu ke kamu, yang sebenernya barang itu optional dan ga harus dibawa. Kamu tau, 1 dari 3 kejadian "aku lupa ngecabut kunci motor aku"itu gara gara kamu, dan kamu tau, kunci motor yang sekaligus dompet itu ada uangnya dan yaaaaaaa uang itu ilang. Yaaaa aku ga marah sama kamu -_- dan bahkan ga ada orang di sekolah yang  aku ceritain tapi ga tau kenapa, kejadian 20 juni itu bikin aku kesel tapi bingung tapi takut tapi seneng tapi yaaa gitu

Inget waktu kamu boong ga punya uang untuk udunan dan akhirnya kamu ditalangin dan ternyata kamu nonton bareng temen-temen kamu? Pas aku tau aku langsung kesel dan besoknya aku tiisin kamu dan kamu jelasin  blablablanya dan aku langsung sigh dan akhirnya maafin kamu? -_- Ya itu kelemahan tapi sekaligus kelebihan aku, gampang ngasih maaf -_- Tapi itu jadi overload, apalagi ke kamu.

Kalo  dibilang, aku orangnya kaya Aiden, yang "I'm not let go" dan itu artinya aku masih ingetsama si "I owe you" ini, tapi buat 2 tahun kedepan, aku ga mungkin terus dapet masalah kaaaaaan, ya kamu juga ga mungkin liat ini sih tapi, on the bright side, aku udah ngomong

Rant: Untitled | Shattered Stories

Bye, 26 Juli 2013 - 25 Juni 2014, rest in peace. Aku sayang kalian, tapi aku ga mau ngelupain komitmen aku untu ikhlas melepas kalian. Masalahnya bukan ada di kalian, tapi ada di aku. Aku yang dari dulu tidak bisa nyaman bersama kalian, aku yang dari dulu menunggu kalian untuk menghapus simbol ini. Yap, simbol... simbol yang berarti bahwa aku dipercaya dan lebih percaya dengan orang-orang diluar pilar-pilar batas kelas. Simbol Outsider, yang berarti mereka membantuku dan aku membantu mereka. Outsider, mereka yang berada diluar pilar batas ini, mereka yang selama satu tahun ini belajar bersamaku tanpa kalian ketahui, mereka yang membantuku tanpa kalian ketahui, aku yang selalu percaya kepada mereka dan  aku yang selalu bangga memiliki mereka. Dan kalian, yang tanpa sepengetahuan kalian tidak dipercaya olehku.

10 bulan 24 hari tanpa perubahan, simbol itu terus aku percaya walaupun keberadaannya makin luntur, yang tetapi terkadang simbol itu   terus dipertegas dengan  kekesalan dan kemarahanku pada kalian. Dan apakah kalian tahu kapan dan kenapa simbol ini ada?

Pada setiap kesempatan, aku mencoba, untuk membanggakan kalian didepan teman-temanku, dan aku selalu berhasil. Kalian memang hebat, keren, pemberani tapi sayangnya kalian terkadang lupa untuk menghargai. Aku memang bukan orang yang feodal, tapi setidaknya aku ingin kalian menghargai hasil kerjaku, atau kamiyang mencoba membuat kalian lebih hebat dimata orang lain. Mungkin ini juga  salah aku karena terlalu overthink atau lain sebagainya. Tapi 1 tahun adalah waktu yang panjang   dan keras bila aku terus mendapat hal-hal seperti itu. Time goes, akhirnya simbol ini datang.

Kalian memang hebat, tapi banyak hal sedih yang aku rasakan. Mungkin karena ini kesalahanku, aku tidak mendapat tempat. Kalian dengan cerita kalian, aku dengan ceritaku, aku yang mulai dipercaya dan mendapatkan berbagai cerita dari teman-teman outsiderku, dan kalian dengan cerita kalian yang seharusnya bisa mendekatkan kalian dan aku. Tapi apa? Terkadang aku merasa kalian tidak dekat denganku. Aku tidak tahu apa-apa tentang kalian sama seperti kalian tentangku. Kita ga searah dan itu yang ngebuat aku ngerasa ngejauh.

Tapi kalian juga beda dari yang lain, pilar batas kalian bisa dibilang tidak profesional, kalian yang terkadang melupakan ego kalian untuk membantuku, atau salah satu dari diri kalian sendiri, padahal hal tersebut bisa menjatuhkan kalian di "tempat" seperti ini. Berbeda dengan pilar batas lain yang dipenuhi dengan kata ambius dan kompetisi. Tapi hal itu yang membuat aku merasa nyaman dan membuat aku takut, jika bukan dengan kalian, apakah aku akan berada pada batasan lain yang justru akan menjatuhkan? batasan lain yang hanya membiacarakan kekeluargaan bacot tapi memakan kata-katanya sendiri saat mereka mendapatkan tugas?
Batasa-batasan yang menjunjung tinggi profesionalitas dan melupakan temannya sendiri saat mereka kesulitan? Aku takut aku akan berada di tempat seperti itu.

23-25 Juni 2014, waw, entah kenapa aku sangat menunggu hari ini, walaupun kakiku dalam keadaan sakit, aku tak ingin menyimpan tenagaku. Aku ingin benar-benar menghargai usaha kalian dan menikmati 3 hari ini. Memang ini 3hari yang menyenangkan. Tapi benar-benar menyedihkan,  melihat kalian yang sangat kompak, mulai dari bermain, menyiapkan makanan, bercanda, mengobrol, hingga tidur. Malam terakhir itu, seharusnya aku mengatakan semua ini, tapi entah kenapa aku tidak punya keberanian. kalo kata bigby sih "These lips are sealed"


Terimakasih, untuk menghapus simbol ini, You'll never know what it means to me. Much Obliged.