Image by Febz - Edit Image 2014 ~ Shattered Stories

Pages

Selasa, 30 Desember 2014

Thought on: INTJ from the eyes ENFP -Updated | Shattered Stories


Okay ngeliat gambar di atas, sangat terlihat bond ENFP dan INTJ tuh unik, super unik. Nah disini aku sebagai ENFP bisa membuktikan bahwa gambar di atas adalah gambaran paling cocok untuk menggambarkan "Gimana sih pandangan ENFP ke INTJ". 1 Tahun aku belajar MBTI, dan ternyata punya bakat juga untuk membaca sifat orang. Pertamanya sih aku hanya bisa membaca sifat seperti sanguinis, koleris dan teman-temannya, tapi semakin kesini, sepertinya aku memang punya sedikit bakat untuk membaca orang dari matanya.

Yaa okay mungkin aku tidak membaca dari matanya juga karena aku ngebaca MBTI mereka dari analisis gimana mereka mikir. Tapi untuk ngebaca apakah orang itu INTJ atau bukan, itu bisa diliat dari matanya. Mata orang yang berpikir, mata yang  terlihat tidak peduli tetapi menyimpan banyak pikiran. Misterius dan memberi tantangan untuk dibuka dan dibaca isinya. Orang-orang menyebut INTJ sebagai mastermind / scientist, itu karena mereka cerdas. Bukan diliat dari cerdas matematika atau pelajaran lainnya. Tapi mereka sangat ahli berstrategi. Selain itu hanya ada 2-4 % populasi INTJ di dunia. Memang ra seeksklusif INFJ yang cuma 1 % dan ada juga ENFP yang populasinya 5 %. Tapi, sifat INTJ membuat mereka menjadi orang yang  sangat-sangat misterius dan  keren, khususnya di mata ENFP. Wiih. Kenapa INTJ sangat special untuk ENFP? Simply karena INTJ memiliki 3 kepribadian yang berbeda dengan ENFP. INTJ memiliki apa yang ENFP butuhkan dan ENFP yaaa bisa ngasih saran kalo INTJ ga mau ngeluarin emosinya.

INTJ, di mata aku, adalah orang yang mempunyai pemikiran yang genius dan misterius mereka ga mau tampil dan lebih milih kerja dibalik layar, tapi itu yang ngebuat mereka mempunyai kekuatan di segala situasi yang membuat mereka keliatan hebat. Mereka tenang dalam menghadapi masalah mereka tapi juga..., tiis, super super tiis-_- TAPI dibalik tiisnya mereka ini, mereka sangat perhatian dengan temannya. Mereka hanya jarang mengeluarkan emosi mereka. Karena menurut mereka mengeluarkan emosi itu lemah. Tapi mereka tetap manusia yang punya emosi dan emosi itu keluar, saat mereka inginkan. Jujur, itu yang menarik ENFP, sikap mereka yang supercomplicated + kegeniusan mereka bukan hanya dalam teori tetapi juga dalam berbicara. Mereka pintar memilih diksi, kapan harus mengambil napas dan kapan harus menaikturunkan nada mereka. Mereka... simply perfect untuk ENFP.

Dengan ide dan pemikiran  mereka, juga dengan cara penyampaian yang cerdas, mereka membuat ENFP lagi-lagi tertarik. ENFP yaa setidaknya ingin mengganggu tipe INTJ ini karena INTJ yang misterius  bisa membuat ENFP tidak pernah bosan. ENFP akan berusaha membuka pintu pikiran INTJ dan semakin banyak pintu yang terbuka, semakin banyak hal untuk dilihat ENFP.Magical Mystery Land!!!! Isi pikiran INTJ tidak begitu mudah ditebak. Mereka logical dan berbeda dengan ENFP yang menggunakan feeling di atas thinking membuat ENFP mendapatkan perspektif baru dalam berpikir yang memang keren.

Actually, ENFP bukan tipe yang bisa menghandle stress dengan baik. Beberapa bulan kebelakang, aku stress dengan suatu tugas danus yang harus mengumpulkan uang 11 juta  dan aku dengan 4 rekan kerjaku hanya punya waktu beberapa hari lagi dan disaat itu, aku adalah ketua dari sebuah acaradan acara itu pada saat itu tidak berjalan baik. there's some who are looking for me. and guess what personality they have? INTJ. Yaa aku jujur aja, emm terkejut. Waw seorang INTJ mau ngebantu aku, waw INTJ yang ga bakal ngebuang waktu mereka yangberharga. Tapi INTJ yang ini percaya sama kepemimpinan aku. Hmp that's mean a lot. Padahal, waktu itu dia ada bimbel pada jam itu tapi dia masih mau ngedengerin curhatan aku. 

Curhatan? Bukan. Kita debat. INTJ itu keras kepala. Aku tipe orang yang harus didebatin sampe aku bener-bener ga bisa nyangkal lagi. INTJ itu, tulus ngebantu orang walaupun nyangkal orang yang mereka bantu atau bahkan sampai ngedebatin ideologi orang itu perlu. Kita ngabisin debat itu sampai benar-benar aku mempunyai prinsip baru. Prinsip yang sangat membantu yang aku pake sampai  sekarang. Prinsip yang  bener-bener "Itu buat aku, dan itu punya aku" yang seringsave my **s all the time. 

Jadi aku punya teman, dia INTJ perempuan. Yap tipe paling rare buat perempuan. Sebagai tipe dengan  fungsi pertama Ni, mereka bisa dibilang  intuively bisa tau banyak hal.  I mean, come on, mereka tau hal yang seharusny cuma  aku yang ngerti :( woaw bro. So cool yet so scary. ENFP adalah tipe yang jarang bisa dibaca. Orang-orang selalu salah melihat apa yang aku  inginkan. Tapi, INTJ bisa  tau  apa yang ingin aku dengar dan mengatakannya.

Another thing about ENFP INTJ relation, ENFP, sering merasa bahwa INTJ mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki oleh ENFP. Ya, memang secara streotype, ENFP sering dikatakan sebagai orang yang ceria, penuh fantasi,  kreatifitas dan lain sebagainya. Tapi hal tersebut membuat ENFP sering tidak  dianggap serius oleh orang-orang. Itu berbalik dengan  INTJ yang terkadang dianggap terlalu serius. Jadi,  ENFP ingin mempelajari sifat itu.



Yaa jadii conclusion dari post kali ini...



You don't get INTJ, you earn they trust and they got your back! Thanks INTJ!
Like you said "That means a lot!"

Rabu, 24 Desember 2014

Kenapa Aku Ingin Anjing | Shattered Stories








Aku orang yang tertutup sejak kecil, aku jauh dari orang tuaku dan aku selalu melakukan apapun sendiri. Pada awalnya aku ga terlalu mikirin hal itu. Who cares? Tapi, semakin aku tumbuh besar, semakin aku menjalani kehidupan SMA, aku sadar, aku ga punya seseorang yang menganggapku benar-benar teman. Aku ga punya teman dekat. Gatau kenapa aku sangat sangat out of language semua orang. Dan ketika ada seseorang yang istilahnya same-language sama aku juga, jarak selalu jadi masalah. Jadwal yang beda, ngebuat waktu luang kita juga beda dan aku ga bisa selalu ganggu temen-temen aku dan sebaliknya. 

Kata orang-orang masalah yang dipendem bisa meledak, dan aku kayaknya itu emang bener. "Kamu berubah" atau "Kamu keliatan kaya yang nahan sesuatu" itu kata-kata yang aku denger bukan cuma dari 1 atau 2 orang. Jujur aja aku ga suka sama berubahnya aku kaya gitu. Aku nahan marah, kesel udah dari beberapa bulan yang lalu. Dimana pas itu, aku bener-bener ditusuk dari belakang sama orang yang aku percaya bukan cuma FCKN ONCE dan ketika aku ingin cerita ke seseorang, aku ga tau mau gimana. Orang-orang sering ga nganggep aku serius dan itu yang ngebuat aku bingung karena emang ga mungkin aku tiba-tiba marah ke dia. Aku tau emang hidup aku ga keren soalnya aku cuma gamergeek yang emang ga punya interest yang sama kaya orang lain. Aku juga ga pernah maksaininterest aku ke orang lain. Tapi mungkin itu yang ngebuat aku tertutup. 

Teman?

Kenapa aku butuh anjing? Aku cuma butuh pendengar, yang nerima aku, apa adanya.
Because even though I was colossal loser, you loved me all the same.

Selasa, 16 September 2014

I’m an ENFP | Shattered Stories

being an ENFP is so cool to learn about but knowing that i and many others are being miss understood upsets me soo much because i know we can come of soo silly and stupid because we ramble but theres so much information and knowledge that no body ever tries to unlock. 

i also don’t really know another ENFP personally so in my school i feel so out of place and no body really understands me or my emotions. my ideas are vast but because i don’t have a person that i can vent or fully express myself with, it just stays with me until i manage to fully convince myself that it will never work.

------
It has been said that ENFPs are among the most introverted extroverts,
which means that we can spend time alone and be ok,
but then the time gets away from us,
we get lonely,
we don’t get it,
and suddenly,
we’re in the really dark place.
I CAN RELATE TO THIS
- some  post from http://myersandbriggs.tumblr.com/page/212


Jumat, 01 Agustus 2014

Rant: Pemimpin untuk Indonesia? | Shattered Stories

Pemimpin adalah orang yang mengerti perasaan orang-orang yang dipimpinnya. Untuk menyelesaikan permasalahan di negeri ini, tidak ada alasan untuk seorang pemimpin untuk menjadi pemimpin yang tegas ataupun yang merakyat, ketika semua sikap itu tidak membuatnya mengerti tentang keinginan rakyatnya. Rakyat ingin kebijakan? Tidak, yang rakyat inginkan adalah seseorang yang bisa membuat mereka lebih baik. Rakyat ingin seorang pemimpin yang dapat menerima aspirasi mereka. Rakyat ingin seorang pemimpin yang jujur. Rakyat ingin seorang pemimpin yang amanah, yang cerdas, yang bisa membuat kehidupan mereka menjadi makmur, sementara terkadang mereke sendiri tidak berbuat apapun untuk memperbaiki kehidupan mereka. Sedangkan apakah pemimpin seperti itu benar-benar ada? Tidak.

Bahasa kasarnya, kepemimpinan itu hanyalah “bagaimana membuat orang yang dipimpin mau mengikuti jalan pemimpinnya”. Pemimpin yang “baik” adalah pemimpin yang lihai mempermainkan perasaan orang-orang yang dipimpinnya untuk mencapai tujuan yang ia anggap benar. Pemimpin yang baik adalah orang yang bisa meluruskan pemikiran orang yang dipimpinnya menuju tujuan yang ia anggap benar. Kenapa saya bilang “anggap benar” disini? Karena kebenaran itu relatif untuk manusia. Kebenaran hanya milik Allah SWT dan tidak ada manusia yang bisa mempunyai kebenaran sempurna. Bukan berarti kepemimpinan itu jahat, masih banyak ratusan bahkan ribuan quotes yang menunjukan bahwa kepemimpinan adalah sesuatu yang baik. Bahasa bisa menjadi sangat kejam bahkan dapat membuat sesuatu yang benar menjadi terlihat salah.

Ketika seseorang menjadi pemimpin dan dia tidak bisa mengerti perasaan yang dipimpinnya, tidak bisa merangkul dan membawa mereka pada sebuah tujuan, hanya bisa berkoar atau  malah dia yang melakukan pekerjaan orang-orang yang dipimpinnya, pemimpin itu akan dicap buruk. Mana mau orang disuruh terus – menerus? Tegas? Bukan, pemimpin seperti itu hanya akan menjadi pemimpin yang dilihat sebagai diktator, pemimpin yang egois, yang otoriter, yang terkesan tidak pernah melihat ke bawah dan membuat semua orang yang dipimpinnya membencinya.  Pemimpin yang melakukan pekerjaan yang dipimpinnya? Kalau begitu apa bedanya dia dengan orang yang dipimpinnya? Pemimpin seharusnya menjadi pembimbing bukan orang multitasking. Bukan berarti pemimpin tidak boleh tegas dan membantu pekerjaan yang dipimpinnya. Tapi melakukan dua hal tersebut, tanpa membicarakan dan mengerti permasalahan yang ada dimata rakyat tidak akan membuat pemimpin itu lebih baik.

Cukup tentang sifat yang harus pemimpin punya. Jika dilihat pada kehidupan nyata, Indonesia sekarang telah menjadi negeri yang cukup bodoh. Ketika Indonesia mengirimkan TKI karena mereka tidak memiliki lapangan kerja, orang-orang asing mencuri sumber daya alam dan bahkan manusianya. Asing telah sukses membuat orang-orang Indonesia berpikir bahwa Indonesia tidak akan memberi hal baik pada mereka sehingga orang-orang pintar Indonesia itu bekerja pada orang asing. Dengan bisikan-bisikan mereka, asing menakuti orang-orang Indonesia. Memberitahu bahwa teknologi Indonesia sangat kurang, dan Indonesia menjadi ketakutan, dan terbiasa dengan hal tersebut sehingga manja dengan teknologi asing. Padahal semua orang tahu bahwa Indonesia bisa bangkit. Kita tidak butuh asing sebagai penggerak sumber daya, yang nanti akhirnya sumber daya kita menjadi milik mereka. Malah mereka membuat kita tenggelam dan makin tenggelam dalam hutang kepada mereka, kepada bank dunia, kepada Amerika. Jadi pemimpin seperti apa yang cocok untuk memimpin Indonesia saat ini? Pemimpin yang bisa meyakinkan rakyatnya bahwa Indonesia bisa bangkit tanpa bantuan asing. Indonesia bisa bangkit ketika kita mandiri. Indonesia bisa bangkit ketika kita disiplin, ketika kita mematuhi waktu dan menghilangkan “jam Indonesia” yang bisa terlambat  sampai satu jam. Pemimpin yang cerdas dan tidak mau diperdaya oleh asing. Pemimpin yang berani untuk melawan orang-orang asing.

Kita pernah punya pemimpin seperti itu, Soekarno dan B.J. Habibie. Tapi apa? Kita tidak mengahargai mereka. Soekrano berhasil meyakinkan rakyat agar Indonesia bisa terbebas dari penjajahan. Ia berhasil, Indonesia sangat ditakuti bahkan oleh Amerika. Tapi apa? Ketika Soekarno sakit dan disingkirkan, yang katanya Soekarno diberi racun kemudian sakit dan dirawat oleh Soeharto, dirawat oleh dokter hewan yang disuruh oleh Soeharto lebih tepatnya, yang disekap disebuah tempat terpencil dengan peralatan seadanya, dimana bahkan sanak saudaranya tidak boleh menjenguk, kita hanya diam. Kita hanya diam dan membiarkan Soeharto menjadi pemimpin dengan total kekayaan korupsi 5 miliar USD. Sama seperti Habibie yang lebih dihargai oleh asing dan bahkan diberi stensel pasif, tapi ternyata, ia lebih cinta dengan Indonesia dibanding dengan asing. Jadi pemimpin seperti apa yang cocok untuk memimpin Indonesia saat ini? Pemimpin yang lebih mementingkan negara diatas kepentingannya sendiri. Pemimpin yang peduli dengan nasib orang-orang yang dipimpinnya. Pemimpin yang bisa membuka hati nurani orang-orang yang dipimpinnya.


Indonesia tidak bisa terus seperti ini. Kita dimanjakan dengan produk asing dan dibuat takut dengan teknologi sendiri. Karena itu Indonesia butuh pemimpin, pemimpin yang ingin menggerakkan Indonesia, bukan menyejahterakan dirinya sendiri.

Kamis, 31 Juli 2014

Rant: Journey | Shattered Stories




Kamu tau? Mereka sering memanggilku tidak punya kerjaan karena aku bermain video games, karena mereka tidak tahu, bahwa untukku, video games memberi banyak hal. Video games mengajari cara hidup, secara fisik dan emosional. Video games memberiku, kemampuan berpikir dan merasakan berbagai suasana. Berpikir lebih terbuka, berpikir lebih tajam, berpikir dengan sudut pandang berbeda, berpikir dengan melihat kemungkinan yang ada.




Journey, salah satu video games yang aku jadikan judul untuk post ini, journey ini adalah ceritaku, ceritaku hidup di berbagai dunia, ceritaku hidup melewati  berbagai masalah, melewati berbagai cerita, bertemu banyak karakter, menghadapi berbagai monster, dan  bahkan menyelamatkan hidup orang lain.


Aku pernah, memilih untuk menyakiti jariku agar bisa  mendapatkan kode untuk menyelamatkan shaun, kebingungan untuk memilih sikap apa yang seharusnya aku lakukan saat diminta untuk membunuh orang demi kepingan kode itu, tapi akhirnya aku menemukan caraku sendiri. Melewati berbagai rintangan, menyelakan nyawa sendiri dan dituduh sebagai pembunuh. Ya aku tau  rasanya. -Heavy Rain

Aku pernah menjadi seseorang dimasa depan, seseorang yang hidup dimasa dimana semua orang memiliki chip agar tidak melupakan ingatannya, dan aku, menjadi orang yang dapat mencuri ingatan orang lain, bahkan menggantinya dengan ingatan yang aku inginkan. Tapi aku tidak menginginkan hal itu, dibantu dengan temanku, aku berusaha menghancurkan perusahaan pembuat chip tersebut, yang pemiliknya ternyata adalah orang tuaku. - Remember Me

 Aku pernah, menjadi seorang gambler, yang terjebak hutang dan mau melakukan apapun agar mendapat  bayaran. Dan, suatu hari, aku menerima tawaran pria itu, yang memintaku untuk menjemput seorang wanita muda. Awalnya aku hanya mengikuti alurnya, tapi ternyata aku adalah tokoh utama dalam sejarah, aku tahu bahwa pilihanku menentukan sejarah, dan aku sadar, aku tak punya pilihan. - Bioshock Infinite





Dan masih banyak cerita lain, aku senang menjadi seperti ini, aku senang hidup dimana pun dan dengan cerita apapun, dan tolong, jangan rendahkan video games karena


Mereka lah yang membuatku hidup




Cara mengetahui anonimous di Ask.FM | Shattered Stories


Kepo sama orang yang ngeask lo tapi di anon terus? nah  sob gua punya cara buat nyari tau siapa orangnya, tapi cara ini ga bisa dipake terus terusan. Cara ini hanya berlaku bagi anonimous yang punya ID saja, nah langsung aja yaa
  1. Delete answer yg di ask dengan alasan harrasment.
  2. Tunggu beberapa hari, maksimal 1 minggu.
  3. Cek privacy setting, di blacklist akan muncul username yg bertanya.


Cara melewati Internet positif | Shattered Stories

Gua  kadang kadang suka kesel sama internet positif, soalnya dia ngeblokir situs yang padahal cuma nyediain wallpaper doang, web internet positif juga  isinya iklan doang :(  nah sekarang, gimana sih cara mudah, singkat dan gratis buat ngelewatin si doi?

nah webproxy.net adalah  jawabannya, tinggal masukin website yang dituju, dan klik GO
selesei deh


webproxy.net juga tersedia sebagai add ons pada google chrome dan mozilla, gimana bro? tertarik?

Selasa, 29 Juli 2014

Bioshock Infinite dari perspektif Booker DeWitt | Shattered Stories

[SPOILER ALERT]

Aku Booker DeWitt, seorang private detective, tapi itu  bukan pekerjaan tetapku, karena aku akan melakukan apapun asalkan kalian membayarku. Sebagai seorang Alkoholik, aku hidup 20 tahun sendiri disebuah bangunan yang cukup tidak terawat. Di ruanganku, hanya ada beberapa barang seperti kursi dan meja, selain sampah tentunya haha. Hari itu, datanglah seorang pria, dia mengucapkan kalimat "Bring us the girl and wipe away the debt." Itulah awal dari cerita ini.

Dia dan seorang wanita kemudian membawaku ke sebuah mercusuar, sepertinya mercusuar itu sudah tidak terpakai. Sebelum kami benar-benar mencapainya. Dia memberiku beberapa benda yang dimasukan ke dalam sebuah kotak kecil. Aku menerimanya. Kemudian saat kami sampai, mereka meninggalkanku sendiri. Aku melihat tulisan "This is  your last change". Aku benar-benar tidak mengerti, aku masuk dan melihat-lihat, ada beberapa barang berdebu, dan tangga untuk mencapai lantai paling atas mercusuar ini. Saat aku berada di lantai tengah, aku melihat, mayat... mayat yang mukanya ditutupi dengan sak yang bertuliskan "Don't dissapoint us" apakah ini dari mereka?

Aku melanjutkan perjalananku, tangga itu ternyata membawaku  ke bangunan luar, bukan ruangan lampu di dalam mercusuar itu. Di pintunya, terdapat bel dengan simbol yang jika aku ingat-ingat, simbol itu sama dengan simbol pada gambar yang mereka berikan dalam kotak itu. Ketika aku membunyikan bell tersebut seperti pada gambar, aku terkejut, langit menjadi merah untuk beberapa saat..  Lalu pintu mulai terbuka. Tapi tidak ada lampu didalamnya. yang ada hanya sebuah kursi. Ya, karena tidak ada pilihan, aku duduk. 

Baru beberapa detik saja, tiba, tiba muncul sesuatu yang menjepit tangan dan kaki ku, kursi itu mulai bergoyang sedikit vertikal ke bawah, terlihat ada beberapa jet seperti roket yang sudah berapi-api. Sial, pistolku terjatuh dari bajuku. Kemudian kursi kembali ke posisi semula, dari kaca pintu, terlihat bahwa ruangan atau bahkan mercusuar ini naik keatas langit dan tiba-tiba... aku berada di sebuah tempat, seperti kota, diatas awan, di atas langit... "Welcome to Columbia"

Ruanganku sepertinya baru mendarat, aku masuk ke sebuah ruangan, seperti gereja super mewah dengan sungai di dalamnya, yang aku tidak mengerti, mereka punya prophet sendiri. Aku berjalan ke segerombolan orang. Diantara mereka, ada yang tanya "Is that someone new?" Dilanjutkan dengan perkataan bahwa aku harus dibaptis untuk bisa masuk ke Columbia, ya, aku kira aku tidak punya pilihan. Dia membabtisku. Dia menceburkanku, kepalaku tenggelam dan aku pingsan. Astaga, dia harus belajar untuk membedakan antara membabtis orang dan menenggelamkannya karena tadi itu sungguh mengesalkan.

To be Continued

Rant: Remember that day? | Shattered Stories

Ingat hari itu? Aku tau kamu lupa, hari itu, cerita tentang masalah besar yang kamu punya, masalah yang kamu coba pendam, masalah yang kamu coba simpan, masalah yang kamu coba kalahkan? Masalah yang kamu coba anggap tidak ada? Aku ingat, aku ingat semuanya, tanggalnya, obrolannya dan sikap kamu saat itu. Bahkan saat kamu lupa bahwa aku adalah orang yang tahu, saat kamu mengeluh tentang hal itu kepada orang-orang, aku hanya bisa melihat dari jauh.... Menyemangati dari jauh

Bahkan, kalau aku boleh egois, aku akan mengatakannya, aku akan mengatakannya tepat di depan mukamu, aku akan mengatakan bahwa kamu harusnya berterimakasih. Karena apa? Karena kamu sekarang, kamu seperti ini, kamu mengeluarkan semua bakat kamu, karena siapa? Karena aku! Siapa yang membuat mental kamu seperti ini kalau bukan aku? Siapa yang menyuruh kamu untuk berusaha waktu itu kalau bukan aku? Siapa yang memaksamu untuk bekerja keras saat itu kalau bukan aku? Semuanya aku, dan aku dapat apa? GA ADA, AKU TIDAK DAPAT APA-APA, AKU HANYA DAPAT PIKIRAN NEGATIF DARI KAMU SEKARANG

Kamu lupa, kamu lupa semua yang pernah terjadi, kamu terlalu sibuk melihat ke depan dan melupakan aku yang berada di belakang, kamu lupa aku yang selalu menjadi back-up kamu, KAMU LUPA... sekarang kamu hanya melihat aku dari satu sisi... iya, sekarang aku tau kenapa aku menyebut kamu mempunyai sifat buruk itu... karena kamu terlalu cepat melupakan orang lain...

Tapi kamu tau apa? Aku menunggu kesempatan itu, aku mengunggu kesempatan dimana aku bisa menunjukan, kalau aku tidak pernah berubah, aku sama, dengan aku pada hari itu, mungkin aku bodoh, tapi, aku tidak pernah berubah

I just need that one last chance, and i'll change anything

-LPP-


Jumat, 11 Juli 2014

Thought on: ENTP from the eyes of ENFP | Shattered Stories

Hey, ENTP, cousin, hahahaha. Basically, ENTP mempunyai fungsi dominan yang sama  yaitu Ne. Mereka enjoy mencari posibility dan memikirkan berbagai hal.

Sebelum mulai, seperti biasa, aku akan menuliskan  fungsi kognitif dari ENTP dan aku, ENFP

ENTP
1st: Ne (Extrovert Intuition)
2nd: Ti (Introvert Thinking)
3rd: Fe (Extrovert Feeling)
4th: Si (Introvert Sensing)

ENFP
1st: Ne (Extrovert Intuition)
2nd: Fi (Introvert Feeling)
3rd: Te (Extrovert Thinking)
4th: Si (Introvert Sensing)


Jadi, ENTP dan ENFP memiliki berbagai kesamaan. Menurut aku, ENTP orang  yang outgoing, mereka fleksibel dan mau belajar sesuatu yang baru walaupun itu sulit. Mereka juga cukup tegas karena fungsi keduanya yaitu Ti. Tapi terkadang, mereka sering melupakan Feeling dari setiap keputusan yang dibuat. Mereka cukup popular, dan bisa get along dengan siapapun. cool cool.

Mereka orang yang cocok untuk memimpin sebuah acara. Mereka  mempunyai banyak ide dan banyak pemikiran-pemikiran bagus. Tapi, satu hal lain yang aku lihat dari  ENTP, mereka suka berdebat. Mereka jago berbicara dan menguatkan  argumen mereka. Mereka  keras kepala dan tidak mau kalah kecuali jika mereka tahu bahwa mereka salah. Mereka pride-full dan jarang mengambil keputusan tergesa-gesa. Cara berpikir mereka juga menarik, cuma terkadang saat memang aku harus berdebat dengan mereka, aku harus mengingatkankepada mereka konsekuensi pada "feeling" dari keputusan yang mereka ambil. Mereka juga tetap teguh pada prinsip mereka dari awal dan akan melakukan hal yang berhubungan dengan  prinsip mereka.

Sebagai teman dan sebagai ENFP, aku melihat mereka akan sedikit menurunkan pride mereka pada teman dekat mereka, mereka mulai lebih melakukan banyak gerakan-gerakan tidak penting (?). Sedikit seram, kalo  kata aku karena mereka  mengeksekusi  sesuatu berdasarkan thinking dan membuat mereka kelihatan galak.

Minggu, 06 Juli 2014

Pengaruh Masuknya Ajaran Hindu-Budha di Indonesia


        Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Budha dari india telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan.

a.       Agama
Ketika memasuki zaman sejarah, masyarakat indonesia menganut kepercayaan animisme. Masyarakat mulai menerima kepercayaan baru, yaitu agama Hindu-Budha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. Budaya baru tersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan, misalnya dalam hal tata cara krama, upacara-upacara pemujaan dan bentuk tempat peribadatan.

b.      Pemerintahan
Sistem pemerintahan kerajaan dikenalakan oleh orang-orang India. Dalam sistem ini kelompok-kelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. Oleh karena itu lahir kerajaan-kerajaan seperti kutai, tarumanegara dan sriwijaya.

c.       Arsitektur
Salah satu tradsi megalitikum adalah punden berudak-undak. Tradisi tersebut berpadu dengan budaya India yang mengilhami perbuatan bangunan candi. Jika kita memperhatikan candi borobudur, akan terlihat bahwa bangunannya beberbentuk limas yang berundak-undak. Hal ini menjadi bukti adanya paduan budaya india-Indonesia.


d.      Bahasa
Kerajaan-kerajaan Hindu-Budha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti besar berhuruf pallawa dan berbahasa Sanskerta. Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini, bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa sanskerta itu. Kalimat atau kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa sanskerta yaitu Pancasila, Dasa Dharma, Kartika Eka Paksi, Parasamya Purnakarya Nugraha, dsb.

e.      Sastra
Berkembangnya pengaruh India di Indonesia membawa kemajuan besar dalam bidang sastra. Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalah kitab Ramayan dan Mahabarata. Adnya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri. Karya-karya sastra yang muncul di Indonesia:
1.       Arjunawiwaha, karya Mpu Kanwa
2.       Sotasoma, karya Mpu Tantular, dan
3.       Negarakertagama, karya Mpu Prapanca

http://rahmandiligent.blogspot.com/p/pengaruh-masuknya-ajaran-hindu-budha-di.html

 Budha
Pada awalnya Budha merupakan salah satu aliran dalam agama Hindu yang disebut budhisme. Budhisme dimunculkan dan dikembangkan oleh Sidharta Gautama sebagai protes atas ketidakadilan sistem kasta dalam masyarakat Hindu, dimana kasta rendahan mengalami ketidakadilan. Sidharta sebenarnya masuk dalam kasta ksatria karena merupakan putra dari Raja Sudhodana dari kerajaan Kapilawastu. Tetapi kemudian dia meninggalkan semua kemewahan istana dan menjadi pertapa setelah dia melihat kehidupan di luar istana yang sangat memprihatinkan. Dalam pertapaannya dia memperoleh bodhi dan disebut Sang Budha (yang disinari).
Umat Budha mempunyai kitab suci yang disebut Tripitaka yang berarti tiga keranjang. Isi dari kitab Tripitaka adalah :  
a.   Winayapitaka, berisi tentang peraturan dan hukum yang menentukan cara hidup para pemeluk agama Budha.
b.   Sutrantapitaka, berisi wejangan sang Budha.
c.   Abdidharmapitaka, berisi keterangan dan penjelasan tentang agama Budha.
Umat Budha meyakini bahwa manusia hidup di dunia berada dalam kesengsaraan (samsara), oleh karena itu kesengsaraan dapat dihentikan dengan mengamalkan astavidha (delapan jalan) yaitu : Ajaran yang benar; Niat yang benar; Perkataan yang benar; Perbuatan yang benar; Penghidupan (mata pencaharian) yang benar; Usaha (daya upaya) yang benar; Perenungan yang benar; Samadi (bersemedi) yang benar.
 Dalam perjalanannya, ajaran Budha terpecah menjadi 2 aliran yaitu :
a.   Budha Hinayana (kendaraan kecil)
Aliran ini berpendapat bahwa setiap orang harus berusaha sendiri-sendiri untuk masuk nirwana tanpa pertolongan orang lain. Hal itu sesuai dengan ajaran Budha pada awalnya.
b.   Budha Mahayana (kendaraan besar)
Aliran ini berpendapat sebaiknya manusia berusaha bersama-sama dan saling membantu dalam mencapai nirwana.
Umat Budha merayakan hari raya Triwaisak yaitu peringatan kelahiran, turunnya Bodhi dan kematian Sang Budha.
B.  Proses Masuknya Hindu-Budha di Indonesia
Proses masuknya kebudayaan Hindu dan Budha berlangsung sangat panjang. Keterlibatan berbagai pihak sangatlah menentukan perkembangan kebudayaan ini. Mulai dari pedagang, tokoh agama bahkan hingga orang biasa.
Menurut Van Leur dan Wolters, hubungan dagang Indonesia dan India lebih dahulu berkembang daripada hubungan dagang yang dilakukan Indonesia dan Cina. Terlibatnya Indonesia dalam kegiatan perdagangan, berakibat terjadinya akulturasi kebudayaan, terutama dengan budaya India, yaitu agama Hindu dan Budha. Dari hubungan perdagangan tersebut, muncul beberapa teori mengenai proses masuknya budaya Hindu-Budha ke Indonesia.
a.   Teori Brahmana
Teori ini mengungkapkan bahwa kebudayaan Hindu dan Budha menyebar ke Indonesia di bawa kaum brahmana. Kemungkinan teori ini adalah yang paling benar, hal ini terbukti dengan ditemukannya Yupa Kutai yang menyebutkan bahwa penyebaran ajaran Hindu dilakukan melalui upacara keagamaan, dan hal ini hanya dapat dilakukan oleh para brahmana. Pendukung teori ini adalah J.C. van Leur.
b.   Teori Ksatria
Teori ini mengungkapkan bahwa agama Hindu dan Budha menyebar ke Indonesia karena pengaruh dari para bangsawan. Hal ini dibuktikan dengan adanya koloni baru yang dibentuk orang India di Indonesia. Di tempat barunya para bangsawan menyebarkan agama dan budaya Hindu-Budha. Pendukung teori ini adalah C.C. Berg dan Majumdar.
c.   Teori Waisya
Teori ini menyatakan bahwa proses masuknya kebudayaan Hindu-Budha melalui hubungan dagang antara India dan Indonesia. Para pedagang dari India banyak yang menetap di Indonesia yang kemudian jalinan hubungan itu telah membuka peluang bagi terjadinya proses penyebaran kebudayaan Hindu-Budha. Pendukung teori ini diantaranya N. J. Krom dan Purbacaraka.
d.   Teori Sudra
Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang terjadi di India telah menyebabkan golongan Sudra menjadi orang buangan. Kemudian mereka meninggalkan India mengikuti kaum Waisya. Dengan jumlah yang besar diduga golongan Sudralah yang memberi andil besar dalam penyebaran budaya/agama Hindu ke nusantara.
e.   Teori Arus Balik
Teori ini diungkapkan oleh F.D.K. Bosch, Bosch meyakini bahwa orang Indonesialah yang paling berperan dalam penyebaran Hindu-Budha di nusantara. Setelah di awali orang-orang India, penduduk Indonesia yang ingin tahu lebih dalam tentang ajaran Hindu-Budha langsung berlayar ke india untuk belajar. Kemudian setelah pulang ke indonesia mereka menyebarkan apa yang sudah mereka pelajari. Teori berdasar pada ditemukannya arca Budha di Sempaga, Sulawesi Selatan, yang sangat mirip dengan arca yang dibuat di Amarawati (India).
C. Pengaruh Unsur Kebudayaan Hindu-Budha Terhadap Kehidupan Masyarakat Indonesia
1.   Bidang agama
Ketika memasuki zaman sejarah, masyarakat di nusantara telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru, yaitu agama Hindu-Budha. Sejak berinteraksi dengan orang-orang India budaya baru tersebut membawa perubahan pada beragama. Misalnya, dalam hal tata krama, upacara-upacara pemujaan, dan bentuk tempat peribadatan).
2.   Bidang sosial
Dalam bidang ini kebudayaan India mempengaruhi pada sistem pemerintahan dan kemasyarakatan. Dalam sistem ini kelompok-kelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak menduduki kekuasaan kerajaan. Oleh karena itu, lahir kerajaan-kerajaan seperti, Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, dan lain-lain.
3.   Bidang seni
Pengaruh dari kebudayaan Hindu-Budha ini dapat berupa relief, sastra. Untuk seni relief banyak dijumpai hiasan-hiasan pada dinding candi yang sesuai dengan unsur India. Di bidang seni sastra, terlihat pada penggunaan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta pada prasasti-prasasti. Adanya cerita Mahabarata dan Ramayana yang bersumber pada kebudayaan India. Selain itu adapun kitab-kitab yang dihasilkan oleh para pujangga Indonesia seperti: Arjunawiwaha (Mpu Kanwa); Sutasoma (Mpu Tantular); Negarakertagama (Mpu Prapanca).
4.   Bidang bahasa
Kerajaan-kerajaan Hindu-Budha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti yang sebagian besar berhuruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta. Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini, bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa Sansekerta. Kalimat atau kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa sansekerta, seperti: Pancasila, Dasa Dharma, Kartika Eka Paksi, dan Parasamya Purnakarya Nugraha.
5.   Bidang pendidikan
Dalam bidang ini kaum brahmana merupakan kelompok yang mempunyai pengaruh, karena yang memberikan ilmu dalam masyarakat. I-Tsing mengungkapkan bahwa di Kerajaan Sriwijaya telah didirikan sekolah setaraf perguruan tinggi yang menampung biarawan untuk belajar agama Budha.
http://dzakibelajar.blogspot.com/2013/07/sejarah-dan-pengaruh-hindu-budha-di.html

Jumat, 04 Juli 2014

Thought on: How does it feel to be an ENFP? | Shattered Stories

Rasanya  menjadi ENFP?

Menurut aku jadi ENFP itu berarti jadi pribadi yang kontradiktif. Okay mereka bisa menyelesaikan permasalahan  dengan dunia eksternal menggunakan berbagai probabilitas yang mereka bisa pikirkan. Tapi, masalah yang sebenarnya  mereka  hadapi adalah dirinya sendiri.

Data personality aku:
Intovert: 47 %
Extrovert: 53 %
Sensing: 5 %
Intuition: 95 %
Feeling: 5? %
Thinking: 4? %
Judging: 37 %
Perceiving: 63 %
Enneagram: Type 3

Disclaimer: Post ini hanya opini menurut kehidupan dan personality yang mencakup data di atas

ENFPs are warm, enthusiastic people, typically very bright and full of potential. They live in the world of possibilities, and can become very passionate and excited about things. Their enthusiasm lends them the ability to inspire and motivate others, more so than we see in other types. They can talk their way in or out of anything. They love life, seeing it as a special gift, and strive to make the most out of it.

Aku menilai diri aku bukan sebagai tipe yang warmth. Jujur aja, kadang-kadang aku bingung  kenapa orang-orang menceritakan masalahnya kepadaku. Apakah karena jawaban aku memuaskan? atau kalimat-kalimat  yang menyemangati? Memang, aku menyemangati dengan tulus  dan ga mikir apa-apa lagi. Aku orang yang berenergi dan berapi-api. Tetapi tiis dan tertutup disaat yang bersamaan.

Aku juga bisa bilang, aku termasuk tipe yang persuasif karena bisa membaca perasaan  dan pikiran seseorang (not in super power way) melalui raut dan gerak-gerik mereka, dan  memberi feedback yang menurutku paling sesuai dengan kondisi yang ada. Salah satu  teman aku pernah berkata, bahwa aku pejilat. Aku sebenarnya tidak pernah memikirkan hal seperti itu karena, yap. Aku memang menyesuaikan kata-kata untuk mencapai tujuan dari sebuah  pembicaraan.  Kalo memang dibutuhkan kata-kata baik untuk mencapai tujuan itu, kenapa  tidak? Aku juga tidak keberatan  memakai kata-kata yang seperti  marah jika memang harus perlu.

ENFPs have an unusually broad range of skills and talents. They are good at most things which interest them. Project-oriented, they may go through several different careers during their lifetime. To onlookers, the ENFP may seem directionless and without purpose, but ENFPs are actually quite consistent, in that they have a strong sense of values which they live with throughout their lives. Everything that they do must be in line with their values. 

Iya, memang, faktanya adalah  jika aku  menyukai sesuatu bidang atau projek, aku akan mempelajarinya, sehingga aku  menguasai hal itu setidaknya 90 %. Selama masa sekolah juga aku berpindah-pindah extrakulikuler (karena aku punya 5) sesuai dengan kewajiban dan mood aku terhadap ekstrakulikuler tersebut. Ya, aku tau orang-orang menganggap aku sebagai orang yang gabisa loyal pada satu hal. Tapi menurutku mempunyai banyak ekskul berarti mempunyai banyak pilihan.  Aku ga mau hanya  dilabelin sebagai salah satu ekskul aku. Duh.

Tapi, walaupun aku terlihat tidak loyal, bukan berartiaku tipe yang berganti-ganti idealisme dan personality. I quite  enjoy being myself. Walaupun orang-orang melihatku sebagai orang yang melakukan banyak hal secara tidak berencana, aku punya misi rahasia  dibalik itu. Hmm who knows?
Haha

Aku memang spontan. Berkebalikan dan tidak berkebalikan dengan  ISFJ. Aku membuat rencana diawal. Tapi, untuk eksekusi dari rencana tersebut, aku tidak bertahan pada satu jalan. Aku lebih baik merubah rencananya di tengah-tengah, asal bisa mendapatkan tujuan yang sama,  aku  pikir itu tidak apa-apa dan lebih mudah diterima.

An ENFP needs to feel that they are living their lives as their true Self, walking in step with what they believe is right. They see meaning in everything, and are on a continuous quest to adapt their lives and values to achieve inner peace. They're constantly aware and somewhat fearful of losing touch with themselves. Since emotional excitement is usually an important part of the ENFP's life, and because they are focused on keeping "centered", the ENFP is usually an intense individual, with highly evolved values.

Yap. Aku gamau dilabelin sebagai sesuatu. Aku  mau dilabelin  sebagai aku. Di berbagai hal, aku mempunyai semacam  batasanuntuk tidak melebihi "sifat aku". ENFP pribadi yang bangga  dengan dirinya sendiri dan akan lebih mencintai dirinya sendiri daripada orang lain. Mereka bisa memilih kapan harus memakai logic dan  kapan perasaan. Satu  hal yang aku benci adalah ketika seseorang berusaha merubahku dengan paksa untuk melihat apa yang ia lihat benar. Okay aku memang Extrovertthinker tapi  aku juga intorvert feeler jadi kalo  kamu punya sesuatu yang ga  sesuai dengan cara aku, you can go the fck out

An ENFP needs to focus on following through with their projects. This can be a problem area for some of these individuals. ENFPs who remain centered will usually be quite successful at their endeavors. Others may fall into the habit of dropping a project when they become excited about a new possibility, and thus they never achieve the great accomplishments which they are capable of achieving.

The truth has spokeen! Bener, aku ga bisa fokus terhadap sesuatu. Selalu ada hal yang dapat  membuatku tidak fokus. Sekecil apapun itu. Tapi, walaupun tidak fokus dan  kesana  kemari, ENFP tetap berusaha menyelesaikan tugasnya. Aku pribadi  tidak pernah meninggalkan tugas. Hanya, jika aku tidak menyukai  tugasitu, hasilnya akan berbeda dari tugas yang aku sukai.

Unlike other Extraverted types, ENFPs need time alone to center themselves, and make sure they are moving in a direction which is in sync with their values. 

Yes. Kalo ada ranking 16 besar paling ekstrovert  sampe ke paling  introvert, ENFP  ada digaris batas antara introvert dan  ekstrovert. ENFP lebih memercayai dirinya sendiri dibanding dengan dunia. Mereka seringkali berintrospeksi untuk melihat kembalai apakah mereka benar atau salah.

Most ENFPs have great people skills. They are genuinely warm and interested in people, and place great importance on their inter-personal relationships. ENFPs almost always have a strong need to be liked. Sometimes, especially at a younger age, an ENFP will tend to be "gushy" and insincere, and generally "overdo" in an effort to win acceptance. 

GIMME ALL YOU LOVE AND ADORE ME!!!
No  just kidding, im not that extrovert to do things  like that. Walaupun  memang ada ENFP yang melakukan hal tersebut, mungkin itu adalah dirinya dan kepribadiannya.

However, once an ENFP has learned to balance their need to be true to themselves with their need for acceptance, they excel at bringing out the best in others, and are typically well-liked. They have an exceptional ability to intuitively understand a person after a very short period of time, and use their intuition and flexibility to relate to others on their own level.

The key is balance, bro. Exceptional ability di atas, bisa aku bilang bener, aku bisa membaca  orang walaupun baru mengenal mereka.  Sisanya  adalah, apakah mereka interesting atau tidak.

An ENFP who has "gone wrong" may be quite manipulative - and very good it. The gift of gab which they are blessed with makes it naturally easy for them to get what they want. Most ENFPs will not abuse their abilities, because that would not jive with their value systems.

Aku tau,  aku punya "that manipulative thingy" sebagai personality dan kemampuan  aku. Aku memang sering menggunakannya untuk kepentinganku  mencapai  yang aku mau. Tetapi, aku tidak pernah menggunakannya untuk hal-hal yang merusak kepentingan orang lain.

Having an ENFP parent can be a fun-filled experience, but may be stressful at times for children with strong Sensing or Judging tendancies. Such children may see the ENFP parent as inconsistent and difficult to understand, as the children are pulled along in the whirlwind life of the ENFP. Sometimes the ENFP will want to be their child's best friend, and at other times they will play the parental authoritarian. But ENFPs are always consistent in their value systems, which they will impress on their children above all else, along with a basic joy of living.

Forget the parenting hood. Terkadang, ENFP punya kesulitan  untuk berbaur  dengan tipe tipe SJ. SJ tidak melihat  point yang dilihat oleh  ENFP dan ENFP tidak  mengerti bagaimana SJ bisa bertahan dengan cara-cara  kehidupannya. Terkadang SJ terlalu merencanakan semuanya terlalu detail sehingga ENFP merasa diatur.

ENFPs are basically happy people. They may become unhappy when they are confined to strict schedules or mundane tasks. Consequently, ENFPs work best in situations where they have a lot of flexibility, and where they can work with people and ideas. Many go into business for themselves. They have the ability to be quite productive with little supervision, as long as they are excited about what they're doing.

Seriously, sekolah adalahhal paling membosankan dengan cara belajar dan hal yang sama  dilakuakn berulang-ulang.  Karena  itu biasanya ENFP menyibukkan dirinya dengan  banyak hal. Banyak, banyak hal.

Because they are so alert and sensitive, constantly scanning their environments, ENFPs often suffer from muscle tension.

Aku sebenernya kurang tau tentang  ini

 They have a strong need to be independent, and resist being controlled or labelled. 

Iya, itu  memang  satu halyang baik tapi terkadang mereka terlalu independent.  Like really,  aku jarang banget minta bantuan ke orang lain, aku  juga ga tau  kenapa. ENFP, butuh seseorang yang simply, lebih  keras  kepala dari dia. ENFP tau mereka salah dan  mereka butuh bantuan tetapi saat orang berusaha membantu mereka, mereka akan mengatakan bullshit  seperti "aku ga masalah" blablabal walaupun  sebenarnya mereka  sangat butuh. Karena itu  lah, mereka  membutuhkan orang yang keras kepala untuk mengalahkan ego mereka.

They need to maintain control over themselves, but they do not believe in controlling others. Their dislike of dependence and suppression extends to others as well as to themselves.

Kenapa aku  harus  mengontrol hidup orang lain? Hidup  mereka tidak sama denganku

ENFPs are charming, ingenuous, risk-taking, sensitive, people-oriented individuals with capabilities ranging across a broad spectrum. They have many gifts which they will use to fulfill themselves and those near them, if they are able to remain centered and master the ability of following through

Well, suit yourself!

Satu hal lagi yang tidak tersebutkan di personality  potrait ENFP bahwa terkadang ENFP  little bit too emotional for anything. Mereka memikirkan semua hal dan kata-kata yang  orang  lain lakukan  pada mereka, dan menganalisis kemungkinan kemungkinan penyebab dari hal itu.  Bisa dibilang bahwa ENFP adalah  orang yang  overthinking.

Sisi yang mereka anggap superior adalah ketika mereka merasa hidup mereka  lebih seru dari hidup semua orang. Mereka punya big circle of Friendship but somewhat dont take that  too serious. Jika ENFP punya ambisi, mereka akan konsisten pada ambisi mereka dan memakai kemampuan-kemampuan yang mereka punya untuk mendapatkan hal tersebut.

source:  http://www.personalitypage.com/ENFP.html

Thought on: ISFJ from the eyes of ENFP | Shattered Stories

Fungsi  kognitif

ISFJ
1st: Si (Introvert Sensing)
2nd: Fe (Extrovert Feeling)
3rd: Ti (Introvert Thinking)
4th: Ne (Extrovert Feeling)

ENFP
1st: Ne (Extrovert Intuition)
2nd: Fi (Introvert Feeling)
3rd: Te (Extrovert Thinking)
4th: Si (Introvert Sensing)

Dari fungsi kognitif, persamaan ISFJ dan ENFP terletakdi bagian yang paling inferior dimana Ne untuk ISTJ  dan  Si untuk ENFP. Sisanya, kedua tipe ini mempunyai cara yang beda  dalam mengeksekusi informasi.

Jika  dilihat, ISFJ  memiliki satu sifat yang sama seperti ISTJ, yaitu loyalitas yang tinggi. Berkebalikan dengan ENFP yang tidak mau diberi label. Aku melihat ISFJ memang pure baik dan mereka benar-benar membantu orang sepenuh hati.  Tapi terkadang sifat itu yang  membuat ENFP merasa guilty terhadap bantuan-bantuan ISFJ  karena mungkin, ISFJ sebagai introvert, tidak terlalu terbuka  dengan banyak orang sehingga ia tidak membuka membanyak informasi yang bisa dibantu oleh ENFP. ENFP sebagai orang yang suka membantu dan memotivasi pun tidak bisa melakukan tugasnya.

Sebagai teman, ISFJ... sering membantu. Mungkin memang kata kunci untuk ISFJ adalah  membantu. Mereka memikirkan perasaan orang lain (fungsi kedua yaitu Fe) daripada perasaan  mereka sendiri dan jarang sekali mengatakan "tidak" ketika  diminta bantuan. Sedikit mirip dengan  INFJ, mereka gentle soul  dan aku ga berani untuk mengambil keuntungan apapun dari mereka.

Fakta unik, aku pernah baca di satu  blog,  dimana katanya ISFJ bakal milih satu orang  sebagai teman mereka untuk "stick around" di suatu event. Aku tidak terlalu  mengerti kenapa mereka  memilih satu orang itu.  Tetapi memang benar faktanya bahwa mereka akan seperti itu.  Aku pernah merasakannya dan ternyata itu 100% benar.

Sama seperti ISTJ,  mereka juga memiliki  ingatan yang kuat karena fungsi pertamanya yaitu Si. Bisa dibilang juga bahwa ISFJ mematuhi banyak aturan dan komitmen-komitmen yang mereka buat. Memang yaa dom Si tuh:(


Kamis, 03 Juli 2014

Thought on: ISTJ from the eyes of ENFP | Shattered Stories

Indonesian Post

ISTJ
1st: Si (Introvert Sensing)
2nd: Te (Extrovert Thinking)
3rd: Fi (Introvert Feeling)
4th: Ne (Extrovert Intuition)

ENFP
1st: Ne (Extrovert Intuition)
2nd: Fi (Introvert Feeling)
3rd: Te (Extrovert Thinking)
4th: Si (Introvert Sensing)

Secara literal, ISTJ memiliki fungsi kognitif yang urutannya terbalik dengan ENFP. Fungsi yang terbalik itu juga tidak menjamin ISTJ akan bisa akrab langsung dengan ENFP. Sebenernya ENFP bisa dibilang sebagai orang yang tidak mau  berkomitmen 100 % pada  sesuatu dan bisa dibilang  tidak loyal. Sifat yang jauh beda  dengan ISTJ.

Aku liat, ISTJ itu tipe yang serius dan selalu memberi totalitas pada apapun yang ia kerjakaan. Pokoknya mereka gabakal hidup tenang kecuali  semua tugas mereka selesei. Waw. Aku bisa bilang mereka jarang  memperlihatkan perasaan mereka. Profesional yap. Jikakita memberi tugas kepada ISTJ, jangan lupa harus  membuat tugas itu serinci mungkin. Atau, jangan kecapean ditanya terus-menerus oleh mereka. Mereka hanya ingin hasil terbaik dari tugas yang diberikan.

Dilihat dari sisi pertemanan, mereka baik kok, mau ngebantu dan hasil bantuannya pun baik. Tapi tetep kita tidak boleh memanfaatkan sifat ISTJ karena mereka bisa berbalik arah. Oh iya jangan ngerusak kepercayaan ISTJ juga, itu limited.

ISTJ, kadang-kadang susah moveon, itu karena fungsi Si mereka yang memang menjadi fungsi teratas.  Mereka mempunyai ingatan yang bagus terhadap sesuatu yang berhubungan  dengan masa lalu.  Misalnya, temen aku yang ISTJ, bisa mengingat apa yang aku ucapkan dan dimana, sedangkan aku hanya bisa mengingat bahwa aku telah mengucapkan hal tersebut. Makanya jangan bosan jika melihat nilai biologi ISTJ juga sering besar. Haha.

"Bukan orang yang suka menjadi trendsetter, ISTJ"  karena mereka tidak terlalu  suka  muncul ditengah banyak-banyak orang dan diperhatikan s etiap gerakannya. Mereka  sebagai  introvert tidak  akan nyaman. Terkadang  membuat cape. 

Thought on: ISTP from the eyes of ENFP | Shattered Stories

Indonesian post

Nah sebelum mulai ke bagian thought on, aku bakal  ngasih liat secara singkat fungsi kognitif dari ISTP dan ENFP

ISTP:
1st: Ti (Introvert Thinking)
2nd: Se (Extrovert Sensing)
3rd: Ni (Introvert Intuition)
4th: Fe (Extrovert Feeling)

ENFP
1st: Ne (Extrovert Intuition)
2nd: Fi (Introvert Feeling)
3rd: Te (Extrovert Thinking)
4th: Si (Introvert Sensing)

Dari data diatas. Bisa dilihat, ISTP tidak mempunyai fungsi  apapun yang sama dengan ENFP. Fakta itu membuat ENFP  menjadi pribadi yang sangat-sangat jauh dengan ISTP. Aku, sebaggai ENFP, bakal  ngereview sisi general dari temen aku yang ISTP.

Pertama, Aku bisa bilang kalo mereka introvert yang punya standar dalam  milih temen. Ga sembarang orang mereka mau percaya dan ga semua orang juga bisa cocok sama mereka. Gara-gara mereka introvert, mereka emang jarang ngabisin waktu bareng orang dan punya mood "aing lagi mau diem, jangan ganggu aing" gitu. Bisa dibilang  salah satu tipe yang terjaim. Haha. Selain itu, ISTP, punya sisi survival yang kuat.  Somehow  mereka bisa menang dalam banyak hal yang bisa dimenangkan.  Probably tipe yang paling cocok dan bisa bertahan di zombie apocalypse. Mereka juga ahli dengan sesuatu yang memerlukan koordinasi bagian-bagian tubuh.

Karena mempunyaifungsi kognitif yang berbeda dengan ENFP, terkadang banyak terjadi perbedaan pendapat/pemikiran/perasaan. Ketika mendapat sebuah informasi, ENFP lebih memikirkan probabilitas  dengan informasi tersebut sedangkan ISTP menganalisisnya. Untuk jokes juga terkadang, jokes ISTP terlalu mengkritis untuk diterima ENFP. Tapi, untuk ENFP yang sudah lama mengenal ISTP, biasanya menganggap itu  sebagai hal biasa.

ISTP juga tipe yang jujur dalam  memberi  kritik dan saran. Jadi, jangan salahin ISTP  kalo mereka  menilai kalian  jelek. Karena mereka cuma jujur. Mereka juga bukan penjilat dan ga bakal ngebagus-bagusin kalian  kecuali kalo memang itu bagus.

Satu hal yang menarik  lagi  dari ISTP adalah mereka Fe, walaupun itu fungsi mereka yang paling terakhir,  tapi, mereka mempunyai Fe  dan peduli dengan perasaan orang  sekitar. Mereka tidak  mau menunjukkannya. Seperti yang  sudah aku bilang di atas, mereka  jaim. Tapi walaupun begitu, mereka akan  tetap  mengeluarkannya  jika memang dibutuhkan.

Untuk berteman dengan ISTP kamu butuh
- ideologi / kesukaan yang sama
- Ga buru-buru dan biarin mereka memutuskan untuk percaya ke kamu atau engga
- Jujur
- Rasional

Kamis, 26 Juni 2014

Rant: Heavy Rain | Shattered Stories

Heavy Rain, nama games yang terkenal sekaligus cara kamu buat ngedeskripsiin gimana diri kamu. Bukan aku yang bilang yaa, emang sih ga disebut secara lisan "heavy rain" sama kamu juga tapi, kamu bilang kamu heavy rain. Dan emang itu pas.

20 Juni, mungkin jadi tanggal terakhir kamu untuk ngebuat masalah ditahun ini. Yap, kalo dihitung-hitung diantara temen seangkatan aku, kamu, orang yang paling ngebuat masalah, tanpa kamu sadari. Tapi anehnya gara gara "I owe you once" aku ga bisa marah sama kamu dan kamu jadi punya spesialitas, kamu bisa minta literally everything dan pasti aku usahain. Masalahnya aku ga bisa marah dan aku juga ga bisa nolak. Sebenernya kamu ga jahat. Masalahnya cuma, setiap aku bareng kamu, ada bad  coincidence dan walaupun aku tau bakal ada bad coincidence, aku tetep main bareng kamu.

Kamu tau pas malem itu, kamu line aku jam 23:26 untuk minjem barang dan yap, aku nyari barang itu kaya  aku yang butuh  barang itu, dan pas aku nyadar barang itu ga ada, aku langsung ngeline semua orang yang mungkin punya barang itu, jam setengah 12 malem, buat cuma minjemin barang itu ke kamu, yang sebenernya barang itu optional dan ga harus dibawa. Kamu tau, 1 dari 3 kejadian "aku lupa ngecabut kunci motor aku"itu gara gara kamu, dan kamu tau, kunci motor yang sekaligus dompet itu ada uangnya dan yaaaaaaa uang itu ilang. Yaaaa aku ga marah sama kamu -_- dan bahkan ga ada orang di sekolah yang  aku ceritain tapi ga tau kenapa, kejadian 20 juni itu bikin aku kesel tapi bingung tapi takut tapi seneng tapi yaaa gitu

Inget waktu kamu boong ga punya uang untuk udunan dan akhirnya kamu ditalangin dan ternyata kamu nonton bareng temen-temen kamu? Pas aku tau aku langsung kesel dan besoknya aku tiisin kamu dan kamu jelasin  blablablanya dan aku langsung sigh dan akhirnya maafin kamu? -_- Ya itu kelemahan tapi sekaligus kelebihan aku, gampang ngasih maaf -_- Tapi itu jadi overload, apalagi ke kamu.

Kalo  dibilang, aku orangnya kaya Aiden, yang "I'm not let go" dan itu artinya aku masih ingetsama si "I owe you" ini, tapi buat 2 tahun kedepan, aku ga mungkin terus dapet masalah kaaaaaan, ya kamu juga ga mungkin liat ini sih tapi, on the bright side, aku udah ngomong

Rant: Untitled | Shattered Stories

Bye, 26 Juli 2013 - 25 Juni 2014, rest in peace. Aku sayang kalian, tapi aku ga mau ngelupain komitmen aku untu ikhlas melepas kalian. Masalahnya bukan ada di kalian, tapi ada di aku. Aku yang dari dulu tidak bisa nyaman bersama kalian, aku yang dari dulu menunggu kalian untuk menghapus simbol ini. Yap, simbol... simbol yang berarti bahwa aku dipercaya dan lebih percaya dengan orang-orang diluar pilar-pilar batas kelas. Simbol Outsider, yang berarti mereka membantuku dan aku membantu mereka. Outsider, mereka yang berada diluar pilar batas ini, mereka yang selama satu tahun ini belajar bersamaku tanpa kalian ketahui, mereka yang membantuku tanpa kalian ketahui, aku yang selalu percaya kepada mereka dan  aku yang selalu bangga memiliki mereka. Dan kalian, yang tanpa sepengetahuan kalian tidak dipercaya olehku.

10 bulan 24 hari tanpa perubahan, simbol itu terus aku percaya walaupun keberadaannya makin luntur, yang tetapi terkadang simbol itu   terus dipertegas dengan  kekesalan dan kemarahanku pada kalian. Dan apakah kalian tahu kapan dan kenapa simbol ini ada?

Pada setiap kesempatan, aku mencoba, untuk membanggakan kalian didepan teman-temanku, dan aku selalu berhasil. Kalian memang hebat, keren, pemberani tapi sayangnya kalian terkadang lupa untuk menghargai. Aku memang bukan orang yang feodal, tapi setidaknya aku ingin kalian menghargai hasil kerjaku, atau kamiyang mencoba membuat kalian lebih hebat dimata orang lain. Mungkin ini juga  salah aku karena terlalu overthink atau lain sebagainya. Tapi 1 tahun adalah waktu yang panjang   dan keras bila aku terus mendapat hal-hal seperti itu. Time goes, akhirnya simbol ini datang.

Kalian memang hebat, tapi banyak hal sedih yang aku rasakan. Mungkin karena ini kesalahanku, aku tidak mendapat tempat. Kalian dengan cerita kalian, aku dengan ceritaku, aku yang mulai dipercaya dan mendapatkan berbagai cerita dari teman-teman outsiderku, dan kalian dengan cerita kalian yang seharusnya bisa mendekatkan kalian dan aku. Tapi apa? Terkadang aku merasa kalian tidak dekat denganku. Aku tidak tahu apa-apa tentang kalian sama seperti kalian tentangku. Kita ga searah dan itu yang ngebuat aku ngerasa ngejauh.

Tapi kalian juga beda dari yang lain, pilar batas kalian bisa dibilang tidak profesional, kalian yang terkadang melupakan ego kalian untuk membantuku, atau salah satu dari diri kalian sendiri, padahal hal tersebut bisa menjatuhkan kalian di "tempat" seperti ini. Berbeda dengan pilar batas lain yang dipenuhi dengan kata ambius dan kompetisi. Tapi hal itu yang membuat aku merasa nyaman dan membuat aku takut, jika bukan dengan kalian, apakah aku akan berada pada batasan lain yang justru akan menjatuhkan? batasan lain yang hanya membiacarakan kekeluargaan bacot tapi memakan kata-katanya sendiri saat mereka mendapatkan tugas?
Batasa-batasan yang menjunjung tinggi profesionalitas dan melupakan temannya sendiri saat mereka kesulitan? Aku takut aku akan berada di tempat seperti itu.

23-25 Juni 2014, waw, entah kenapa aku sangat menunggu hari ini, walaupun kakiku dalam keadaan sakit, aku tak ingin menyimpan tenagaku. Aku ingin benar-benar menghargai usaha kalian dan menikmati 3 hari ini. Memang ini 3hari yang menyenangkan. Tapi benar-benar menyedihkan,  melihat kalian yang sangat kompak, mulai dari bermain, menyiapkan makanan, bercanda, mengobrol, hingga tidur. Malam terakhir itu, seharusnya aku mengatakan semua ini, tapi entah kenapa aku tidak punya keberanian. kalo kata bigby sih "These lips are sealed"


Terimakasih, untuk menghapus simbol ini, You'll never know what it means to me. Much Obliged.

Sabtu, 19 April 2014

Rant: Some Hmp | Shattered Stories

Hai, udah lama banget ga ngeblog ._. sekarang versi bagus nih, lagi pingin ngomong "aku" soalnya topik yang bakal dibicarain disini juga, kurang enak didenger kalo pake pengganti orang pertama yang lain.

Kamu, adalah orang yang bakal aku bicarain di post kali ini. Kenapa harus kamu? Karena ternyata kamu punya kekuatan spesial yang beda dari orang lain. Padahal kamu pembawaannya pemales, jarang excited sama kegiatan apapun. Ok, cukup keluar dari topik, sekarang kita balik lagi ke kekuatan spesial, special power yang cuma kamu yang punya. Special power ini, kebetulan karena kamu nganggep aku beda dari yang lain. Yap, soalnya kamu tau prinsip aku dan kamu tuh mirip, jadi kamu tau kelemahan atau kelebihan aku. Mungkin itu yang ngebuat  kita bisa jujur, yang  ngebuat kita saling kesel kalo ngomong, udah gajarang marah aku ngeliatin muka kesel sampe ngomong semi-kasar tapi bisa balik ngobrol seru seruan lagi 25 menit kemudian. Itu yang ngebuat aku jujur dan bilang kalo kamu tuh dateng ke aku kalo butuhnya doang dan itu cuma ke aku, ke orang lain engga, tapi kita sekarang tetep temenan. Special power kamu yang selalu bisa nurunin kesel aku ke kamu.

Youre moody I cant help it. Semester 2 ini emang kita jarang banget ngobrol, akhirnya aku waktu  itu kebetulan nyapa dan gatau kenapa sapaan aku gadiwaro. Aku kira kamu marah, dan mungkin gara gara jarang ketemu atau memang aku ada salah kata. Sejak itu aku ga pernah mau nyapa duluan, kalau kita ketemu, itu juga cuma tatap tatapan mata doang. Tatap matayang saling liat tapi ga ngomong  apa-apa.

Sampai waktu itu aku lagi duduk di depan koridor, aku memang ga sendiri, soalnya aku memang deket sama anak  lantai 1. Kamu datang, lalu duduk. Aku selalu mikir, kalo kamu datang, pasti ada sesuatu yang kamu mau, dan yap, kamu nunggu temen kamu yang belum pulang. Tapi, ga aku kira kamu bakal ngomong itu... "Kita sekarang jarang ngobrol, kamu sombong, marah yaa?" dengan nada bersalah dan sedih yang ngebuat aku ngejawab dengan nada yang sama, "sombong apaaa? kamunya sibuk, ga marah, marah apa ai kamu?"

"engga, kamu ngobrol ke yang lain tapi ke aku engga"
kalimat yang ngebuat aku ngerasa makin bersalah, aku ga bisa jawab lalu kamu ngomong lagi
"kamu juga jarang nyapa duluan"
yang aku jawab dengan "waktu itu aku nyapa tapi sama kamu gadiwaro"
...

Gatau kenapa saat itu, kita ngomong pake aku-kamu, padahal biasanya aing-maneh juga jadi. Aku tau kamu pas itu mikir, kesalahan yang pernah kamu buat waktu itu, tapi, bukan itu yang ngebuat aku berenti ngomong, tapi cara kamu ngebedain aku dari yang lain. Tapi, setelah itu kamu minta maaf. Minta maaf, itu prinsip kita yang sama, atau  yang seenggaknya kamu kasih tau aku waktu itu, kamu bilang kalo aku suka minta maaf kalo ngerasa bersalah padahal ga salah, sama kaya kamu. Lalu kita diam beberapa saat lalu gatau kenapa kita "ngobrol seru-seruan" sampai akhirnya temen kamu datang. Lalu kamu pergi.

Tapi cerita ga berakhir disini karena setelah hari itu, aku berusaha intropeksi diri tapi, youre moody i cant help it. kamu selalu ingin disapa duluan, dan hasil dari sapaan aku tuh ga selalu dijawab dengan baik. Ga jarang, kata "Hai" yang aku ucapkan, cuma dibales dengan tatapan badmood kamu. Aku ngerti kamu badmood tapi please hargain aku. Itu beda sama sapaan pas kita awal kenal, aku inget kamu senyum pas aku sapa, aku juga tau thats your real smile not the fake one, but where is it now?

Sapaan terakhir aku, hari kamis kemaren. Itu yang paling aku inget. Kebetulan aku duduk disebelah temen aku yang sebelahnya kamu, disebuah forum berbentuk semi lingakaran di depan aula baru. Aku ngobrol dengan temen aku, dan kamu ngeliat, aku inisiatif untuk nyapa kamu, dan aku bilang "Hai" tanpa senyum. Dijawab dengan tatapan badmood. Aku ga tau apa salah aku atau apa masalah kamu karena kamu ga pernah cerita. Mungkin, kalo sekarang kamu cerita, ceritanya pun ga akan selengkap dan sedetail dulu.

Kamu nyebelin. Banget. Mungkin ngelebihin orang yang paling aku benci di sekolah ini. Tapi, kamu selalu bisa ngebuat aku maafin kamu dan bodohnya ngulangin hal-hal yang ga enak di  aku demi kenyamanan kamu. How is it?

Dan baru sekarang aku ngerti, arti kata-kata kamu waktu itu

PS: ini, post aku yang kata-katanya paling berkesan ga marah. kalo diexpresin ke bentuk suara juga,ini calm banget ngomongnya ._.

Rabu, 26 Maret 2014

Aplikasi Android: Sistem Hukum dan Peradilan Nasional | Shattered Stories

1 Pengenalan aplikasi
Aplikasi yang saya buat adalah aplikasi Android sederhana bersistem RSS Feed. Aplikasi ini berisi materi-materi mengenai bab yang saya pilih yang dapat user ketahui dengan hanya melihat judul aplikasi. Aplikasi ini berjudul “Sistem Hukum dan Peradilan Nasional”. Aplikasi ini hanya berberat 2.8 Megabyte. Hal ini dapat terbilang sangat ringan untuk sebuah aplikasi. Aplikasi ini adalah updated-application yang berarti kontennya dapat terupdate dan harus menyambung ke internet untuk mendapatkan materi. Aplikasi ini dapat dikatakan lebih efisien daripada hanya mencari data di web karena aplikasi ini menampung materi-materi rangkuman dari berbagai sumber. Aplikasi tersebut secara rinci bernama “Sistem Hukum dan Peradilan Nasional 2.1” karena telah berkali kali mengalami beberapa kali perbaikan dari sistem dan konten.

2 Isi dari aplikasi
                Aplikasi  “Sistem Hukum dan Peradilan Nasional 2.1” ini terdiri dari berbagia komponen materi ini dan materi tambahan yang dibuat berdasarkan isi dari kuisioner dan pertanyaan online. Komponen tersebut adalah:
1.       Materi
Materi mencakup materi inti yang sudah ada, isi dari materi inti adalah berbagai rangkuman materi yang sudah dipermudah dengan memberi tanda pada bagian penting. Untuk UUD, saya pun memberikan warna teks berbeda pada UUD sebelum amandemen dan sesudah amandemen. Berikut isi dari materi pada aplikasi:
a.       Sistem hukum
b.      Lembaga peradilan
c.       Sikap dan sanksi
d.      UUD
2.       Materi tambahan
Materi tambahan terdiri dari materi diluar materi inti tetapi masih dapat berhubungan. Materi  tambahan dalah materi hasil dari kuisioner dan pertanyaan online. Bagian dari materi-materi ini adalah:
a.       Fact and FAQ
b.      Cara menjadi warga negara yang baik
c.       Tips-tips belajar
d.      Contoh penerapan Hukum
e.      Fakta negara Indonesia





3 Feature setting aplikasi
                Aplikasi  tidak akan menarik dan terhitung akan menyulitkan bila tidak didukung dengan feature yang mendukung. Aplikasi “Sistem Hukum dan Peradilan Nasional 2.1” ini memiliki beberapa feature untuk mempermudah usernya dalam menggunakan aplikasi. Inilah feature dari aplikasi saya.
1.       Download
Download adalah feature file dimana bila anda mendownload sesuatu dari aplikasi, file tersebut akan tersimpan pada tab download. Tab ini menjadi shortcut sehingga pengguna tidak perlu susah-susah mencari file yang telah disimpan.
2.       Sync Now
Sync now adalah feature untuk merefresh aplikasi dan menupdate aplikasi bila ada materi baru yang belum tersimpan di dalam materi aplikasi.
3.       Switch Theme
Switch theme adalah feature untuk mengubah warna tema aplikasi menjadi gelap atau terang sesuai keinginan pengguna agar aplikasi lebih nyaman untuk digunakan.
4.       Settings
Setting terdiri dari beberapa setting general untuk pengguna agar bisa menyesuaikan pengaturan aplikasi agar lebih baik bagi pengguna.
           


Jumat, 14 Maret 2014

Sejarah munculnya PKn

Sebagai mata pelajaran di sekolah, Pendidikan Kewarganegaraan telah mengalami perkembangan yang fluktuatif, baik dalam kemasan maupun substansinya. Hal tersebut dapat dilihat dalam substansi kurikulum PKn yang sering berubah dan tentu saja disesuaikan dengan kepentingan negara. Secara historis, epistemologis dan pedagogis, pendidikan kewarganegaraan berkedudukan sebagai program kurikuler dimulai dengan diintroduksikannya mata pelajaran Civics dalam kurikulum SMA tahun 1962 yang berisikan materi tentang pemerintahan Indonesia berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 (Dept. P&K: 1962). Pada saat itu, mata pelajaran Civics atau kewarganegaraan, pada dasarnya berisikan pengalaman belajar yang digali dan dipilih dari disiplin ilmu sejarah, geografi, ekonomi, dan politik, pidato-pidato presiden, deklarasi hak asasi manusia, dan pengetahuan tentang Perserikatan Bangsa-Bangsa (Somantri, 1969:7). Istilah Civics tersebut secara formal tidak dijumpai dalam Kurikulum tahun 1957 maupun dalam Kurikulum tahun 1946. Namun secara materiil dalam Kurikulum SMP dan SMA tahun 1957 terdapat mata pelajaran tata negara dan tata hukum, dan dalam kurikulum 1946 terdapat mata pelajaran pengetahuan umum yang di dalamnya memasukkan pengetahuan mengenai pemerintahan.

Kemudian dalam kurikulum tahun 1968 dan 1969 istilah civics dan Pendidikan Kewargaan Negara digunakan secara bertukar-pakai (interchangeably). Misalnya dalam Kurikulum SD 1968 digunakan istilah Pendidikan Kewargaan Negara yang dipakai sebagai nama mata pelajaran, yang di dalamnya tercakup sejarah Indonesia, geografi Indonesia, dan civics (d iterjemahkan sebagai pengetahuan kewargaan negara). Dalam kurikulum SMP 1968 digunakan istilah Pendidikan Kewargaan Negara yang berisikan sejarah Indonesia dan Konstitusi termasuk UUD 1945. Sedangkan dalam kurikulum SMA 1968 terdapat mata pelajaran Kewargaan Negara yang berisikan materi, terutama yang berkenaan dengan UUD 1945. Sementara itu dalam Kurikulum SPG 1969 mata pelajaran Pendidikan Kewargaan Negara yang isinya terutama berkenaan dengan sejarah Indonesia, konstitusi, pengetahuan kemasyarakatan dan hak asasi manusia (Dept. P&K: 1968a; 1968b; 1968c; 1969). (Winataputra, 2006 : 1). Secara umum mata pelajaran Pendidikan Kewargaan Negara membahas tentang nasionalisme, patriotisme, kenegaraan, etika, agama dan kebudayaan (Somantri, 2001:298)

Pada Kurikulum tahun 1975 istilah Pendidikan Kewargaan Negara diubah menjadi Pendidikan Moral Pancasila (PMP) yang berisikan materi Pancasila sebagaimana diuraikan dalam Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila atau P4. Perubahan ini sejalan dengan missi pendidikan yang diamanatkan oleh Tap. MPR II/MPR/1973. Mata pelajaran PMP ini merupakan mata pelajaran wajib untuk SD, SMP, SMA, SPG dan Sekolah Kejuruan. Mata pelajaran PMP ini terus dipertahankan baik istilah maupun isinya sampai dengan berlakunya Kurikulum 1984 yang pada dasarnya merupakan penyempurnaan dari Kurikulum 1975 (Depdikbud: 1975 a, b, c dan 1976). Pendidikan Moral Pancasila (PMP) pada masa itu berorientasi pada value inculcation dengan muatan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 (Winataputra dan Budimansyah, 2007:97)

Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistim Pendidikan Nasional yang menggariskan adanya muatan kurikulum Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan, sebagai bahan kajian wajib kurikulum semua jalur, jenis dan jenjang pendidikan (Pasal 39), Kurikulum Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah tahun 1994 mengakomodasikan misi baru pendidikan tersebut dengan memperkenalkan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan atau PPKn. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, Kurikulum PPKn 1994 mengorganisasikan materi pembelajarannya bukan atas dasar rumusan butir-butir nilai P4, tetapi atas dasar konsep nilai yang disaripatikan dari P4 dan sumber resmi lainnya yang ditata dengan menggunakan pendekatan spiral meluas atau spiral of concept development (Taba,1967). Pendekatan ini mengartikulasikan sila-sila Pancasila dengan jabaran nilainya untuk setiap jenjang pendidikan dan kelas serta catur wulan dalam setiap kelas.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) pada masa ini karakteristiknya didominasi oleh proses value incucation dan knowledge dissemination. Hal tersebut dapat lihat dari materi pembelajarannya yang dikembangkan berdasarkan butir-butir setiap sila Pancasila. Tujuan pembelajarannya pun diarahkan untuk menanamkan sikap dan prilaku yang beradasarkan nilai-nilai Pancasila serta untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan untuk memahami, menghayati dan meyakini nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam berprilaku sehari-hari (Winataputra dan Budimansyah, 2007:97).

Dengan dberlakukannya Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003, diberlakukan kurikulum yang dikenal dengan nama Kurikulum berbasis Kompetensi tahun 2004 dimana Pendidikan Kewarganegaraan berubah nama menjadi Kewarganegaraan. Tahun 2006 namanya berubah kembali menjadi Pendidikan Kewarganegaraan, dimana secara substansi tidak terdapat perubahan yang berarti, hanya kewenangan pengembangan kurikulum yang diserahkan pada masing-masing satuan pendidikan, maka kurikulum tahun 2006 ini dikenal dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Berbagai perubahan yang dialami dalam pengimplementasian PKn sebagaimana diuraikan diatas menunjukkan telah terjadinya ketidakajekan dalam kerangka berpikir, yang sekaligus mencerminkan telah terjadinya krisis konseptual, yang berdampak pada terjadinya krisis operasional kurikuler.

Secara Konseptual istilah Pendidikan Kewarganegaraan dapat terangkum sebagai berikut :

(a)    Kewarganegaraan (1956)

(b)   Civics (1959)

(c)    Kewarganegaraan (1962)

(d)   Pendidikan Kewarganegaraan (1968)

(e)    Pendidikan Moral Pancasila (1975)

(f)    Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan (1994)

(g)   Pendidikan Kewarganegaraan (UU No. 20 Tahun 2003)

Dari penggunaan istilah  tersebut sangat terlihat jelas ketidakajegannya dalam mengorganisir pendidikan kewarganegaraan, yang berakibat pada krisis operasional, dimana terjadinya perubahan konteks dan format pendidikannya. Menurut Kuhn (1970) krisis yang bersifat konseptual tersebut tercermin dalam ketidakajekan konsep atau istilah yang digunakan untuk pelajaran PKn. Krisis operasional tercermin terjadinya perubahan isi dan format buku pelajaran, penataran yang tidak artikulatif, dan fenomena kelas yang belum banyak dari penekanan pada proses kognitif memorisasi fakta dan konsep. Kedua jenis krisis tersebut terjadi karena memang sekolah masih tetap diperlakukan sebagai socio-political institution, dan masih belum efektifnya pelaksanaan metode pembelajaran secara konseptual, karena belum adanya suatu paradigma pendidikan kewarganegaraan yang secara ajeg diterima dan dipakai secara nasional sebagai rujukan konseptual dan operasional.

http://endriyb.wordpress.com/2011/03/07/sejarah-pendidikan-kewarganegaraan-di-indonesia/

 

Image by Febz - Edit Image